SEMARANG- Tim Sepak Bola Kota Semarang berhasil bangkit dalam pertandingan kedua babak. Penyisihan Grup A Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 Jawa Tengah setelah menang 2-0 atas tim Kabupaten Kudus dalam laga yang berlangsung di Stadion Citarum, Jumat (23/10/2026).
Gol tim Kota Semarang dicetak Rafael Rahya Saputra lewat titik putih di menit ke-76 dan gol Alexandre Akbar di menit ke-86.
Hasil ini membuat tim asuhan Mohamad Dhofir mengoleksi tiga angka dan bercokol di posisi tiga klasemen di bawah Kota Surakarta dan Kabupaten Demak.
Dalam jalannya laga, kedua tim sebetulnya menampilkan permainan yang berimbang.
Setelah bermain tanpa gol hingga pertengahan babak kedua, Tim Kota Semarang mendapat angin segar usai mendaoat hadiah titik putih dari wasit. Rafael Rahya Syahputra yang mengambil penalti mampu mencetak gol di menit ke-76
10 menit kemudian Alexandre Akbar Haqiki yang bermain cukup lincah mampu melewati sela-sela pemain bertahan Kudus sehingga mampu menambah gol di menit ke-86.
Sampai akhir pertandingan, tidak ada tambahan gol. Porprov Kota Semarang mengalahkan Kudus dengan skor 2-0.
Pelatih Tim Kota Semarang, M Dhofir menyebut, evaluasi fisik dan juga kontrol emosi dari pertandingan sebelumnya menjadi kunci kemenangan timnya kali ini.
“Evaluasi dari pertandingan kemarin melawan Kudus, yang perlu saya kendalikan adalah emosi anak-anak. Kebanyakan bukan masalah teknis, tetapi emosionalnya yang harus kita kondisikan,” ujarnya.
Selain faktor emosi, Dhofir juga menyoroti kebugaran pemain di tengah jadwal pertandingan yang padat. Menurutnya, para pemain harus mampu menjaga kondisi tubuh dan melakukan pemulihan dengan baik agar terhindar dari risiko cedera.
Hal ini karena di babak penyisihan grup, setiap tim harus memainkan pertandingan tiga hari berturut-turut.
“Tiga hari berturut-turut menjalani pertandingan maraton seperti ini, kalau tidak pintar melakukan pemulihan (recovery), ya bisa selesai. Dengan jeda pertandingan hanya sehari, kondisi pemain perlu diperhatikan. Kalau masih seperti ini, risiko cedera cukup tinggi,” katanya.
Dhofir menyebut pertandingan selanjutnya melawan Kota Surakarta menjadi laga penentuan bagi timnya. Karena itu, ia meminta para pemain mempertahankan semangat dan kerja keras agar bisa meraih hasil maksimal.
“Intinya, tekad anak-anak memang bulat. Harapan saya, kerja keras hari ini jangan sampai disia-siakan. Untuk pertandingan melawan Solo, semangat juang anak-anak harus kita pompa lagi agar bisa memenangkan pertandingan dan lolos ke final,” tandasnya.
Kapten tim Kota Semarang, Ilham Andreyanto, menegaskan timnya bakal bekerja lebih keras untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di ajang Porprov Jawa Tengah 2026.
Ilham mengatakan, kekalahan dari Kabupaten Demak pada pertandingan sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi tim. Para pemain bertekad bangkit dan memperbaiki penampilan demi meraih hasil maksimal pada laga berikutnya.
“Teman-teman bekerja lebih keras lagi, tentunya karena kemarin ada sedikit hal yang membuat kami tidak puas setelah kalah melawan Demak,” kata Ilham.
Meski jadwal pertandingan cukup padat, Ilham menilai kondisi fisik rekan-rekannya masih cukup baik. Sejumlah pemain juga memiliki pengalaman bermain di berbagai klub dan akademi sepak bola.
“Kalau kondisi saya lihat cukup baik. Beberapa pemain ada yang bermain di Elektro Academy, PSIS, dan Java, jadi mungkin kondisi teman-teman cukup baik,” ujarnya.
Menghadapi Persis Solo, Ilham menegaskan timnya tetap membidik kemenangan. Menurutnya, hasil maksimal menjadi target yang harus dicapai apabila Kota Semarang ingin menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
“Tentunya kami tetap menargetkan kemenangan. Mau tidak mau, kalau ingin lolos, kami harus menang. Kami optimistis,” tegasnya.
Di pertandingan grup A, Kabupaten Demak yang sebelumnya mengalahkan Kota Semarang takluk oleh tim Kota Surakarta dengan skor 1-2.
Dengan hasil ini, tiket semifinal untuk tim di Grup A belum dimiliki oleh satu klub karena Kabupaten Demak, Kota Surakarta dan Kota Semarang masih sama-sama punya peluang.