Raih Satu Emas di Porprov Jateng 2026, Balap Sepeda Solo Akui Gagal Capai Target
KENDAL – Tim balap sepeda Kota Surakarta mengakhiri perjuangan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 dengan membawa pulang empat medali. Meski berhasil meraih satu emas, dua perak, dan satu perunggu, capaian tersebut belum memenuhi target yang ditetapkan sebelumnya.
Medali emas menjadi satu-satunya gelar tertinggi yang berhasil diamankan tim Solo. Prestasi itu dipersembahkan Andrean Chandra Agung dari nomor track scratch race U-19 putra.
Sementara itu, dua medali perak diraih Praditya Pratama Kristianto dan Anthoni Hendra Putra pada nomor road race team trial putra. Satu medali perunggu lainnya melengkapi koleksi kontingen balap sepeda Kota Surakarta dalam ajang tersebut.
Pelatih balap sepeda Kota Solo, Muhammad Mayasin, mengaku bersyukur atas perjuangan para atlet. Namun, dia tidak menutupi kekecewaan karena hasil akhir belum sesuai dengan target awal, yakni dua medali emas.
“Kalau melihat hasil memang lepas dari target ya. Karena kami ingin dua medali emas,” kata sosok yang akrab disapa Yasin tersebut, Jumat (30/10/2026).
Yasin tetap memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang selama pertandingan di Kabupaten Kendal. Menurutnya, sejumlah kendala turut memengaruhi penampilan tim, termasuk insiden atlet terjatuh saat berlomba di Velodrome Manahan serta kondisi hujan yang menyulitkan adaptasi di lintasan jalan raya.
“Saya apresiasi perjuangan seluruh atlet ya karena memang ada beberapa kendala. Termasuk di Velodrome Manahan kemarin terjatuh. Terus hujan juga menyulitkan atlet kami beradaptasi kondisi jalan,” jelas dia.
Hasil Porprov Jateng 2026 ini menjadi bahan evaluasi bagi tim balap sepeda Kota Solo. Selain memperbaiki persiapan, pembinaan atlet baru juga menjadi perhatian untuk menjaga keberlanjutan prestasi.
Yasin menyebut sebagian besar atlet yang saat ini memperkuat kontingen tidak lagi bisa mengikuti Porprov berikutnya. Karena itu, pihaknya akan mulai mencari dan memantau bibit-bibit baru yang berpotensi memperkuat tim.
“Kami akan mencari bibit-bibit baru atlet balap sepeda Kota Solo karena sebagian besar sudah tidak bisa ikut Porprov selanjutnya. Kami akan memantau potensi-potensi atlet yang ada nanti,” tegasnya.
Dengan empat medali yang berhasil dibawa pulang, tim balap sepeda Surakarta kini memiliki pekerjaan rumah untuk memperkuat regenerasi sekaligus meningkatkan pencapaian pada kompetisi mendatang. (*)