Tepis Dua Tendangan Semarang! Arya Sheka Jadi Pahlawan, Sepak Bola Surakarta Raih Emas Porprov 2026
SEMARANG – Tim sepak bola Kota Surakarta mencetak sejarah dengan meraih medali emas pertama di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Kepastian gelar juara diraih setelah Solo mengalahkan Kota Semarang melalui adu penalti di Stadion Citarum, Semarang, Selasa (27/10/2026).
Kiper Kendal Tornado FC Youth 2026 yang memperkuat Surakarta, Arya Sheka, menjadi pahlawan kemenangan setelah menggagalkan dua tendangan penalti pemain Semarang.
Penampilan gemilangnya membantu tim Kota Bengawan memastikan kemenangan dalam laga final yang berlangsung ketat.
Pada waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1. Surakarta lebih dulu mencetak gol lewat Alvaro Adriano di menit ke-73, lalu disamakan Semarang lewat Rafael Rahya di menit ke-80.
Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berlanjut ke babak adu tendangan penalti.
Dalam situasi penuh tekanan, Arya Sheka tampil sebagai pahlawan dengan menepis dua tendangan eksekutor Semarang, yakni Rafael Rahya, Alexandre Akbar, sementara eksekusi Indra Purnama gagal karena melambung di atas mistar gawang.
Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Surakarta dan memastikan medali emas dan menorehkan tinta emas sejarah sepak bola Kota Surakarta di arena Porprov Jateng 2026.
Sheka mengaku senang dapat berkontribusi dalam keberhasilan bersejarah tersebut. Baginya, pencapaian itu bukan hanya tentang kemenangan tim, tetapi juga kesempatan untuk ikut membawa nama Kota Surakarta meraih prestasi tertinggi di cabang sepak bola.
“Alhamdulillah, perasaan saya senang karena bisa membuat sejarah bagi Kota Surakarta. Ini pertama kalinya cabang olahraga sepak bola mendapatkan medali emas untuk Solo,” ujar Sheka kepada tim media KONI Surakarta usai pengalungan medali emas di Stadion Citarum.
Ia menjelaskan, kepercayaan diri menjadi salah satu faktor yang membantunya ketika menghadapi tendangan penalti pemain lawan. Keberhasilan menggagalkan eksekusi pertama membuatnya semakin yakin untuk membaca arah bola pada tendangan berikutnya.
“Yang pertama, saya berusaha tenang dan percaya diri. Kepercayaan diri saya meningkat sejak tendangan pertama tidak gol. Dari situ, saya berusaha lebih baik lagi untuk menebak arah tendangan penalti berikutnya,” ungkapnya.
Kemampuan menjaga konsentrasi tersebut menjadi modal penting bagi Sheka ketika pertandingan memasuki momen penentuan.
Dalam adu penalti, penjaga gawang dituntut membaca gerakan penendang sekaligus mengambil keputusan dalam waktu singkat.
Punya Kemampuan Khusus dalam Adu Penalti
Bagi Sheka, medali emas Porprov Jateng 2026 bukan akhir dari perjalanan kariernya. Ia masih memiliki target berikutnya bersama tim yang dibelanya di level klub sekarang ini di Persika Karanganyar. Sheka berusaha membawa Persika promosi ke Championsip atau Liga 2.
“Rencana ke depan, bismillah, saya ingin bisa membawa tim saya promosi ke Liga 2,” tutur Sheka.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Surakarta yang telah memberikan doa dan dukungan sepanjang perjuangan tim di Porprov.
Secara khusus, ia mengapresiasi kedua orang tuanya yang turut mendukung perjalanannya sebagai pesepak bola.
“Terima kasih untuk masyarakat Solo atas doa dan dukungannya, terutama untuk kedua orang tua saya,” ucapnya.
Manajer tim sepak bola Kota Surakarta, Rianto Ardi Nugroho, menilai Sheka memiliki kelebihan ketika menghadapi situasi adu penalti.
Selain kemampuan teknis sebagai penjaga gawang, ia melihat sang pemain mempunyai mentalitas yang baik untuk menghadapi tekanan pertandingan.
“Kalau Sheka memang punya kelebihan dalam menghadapi tendangan adu penalti. Mentalitasnya juga bagus. Dia bisa membaca arah bola dengan baik, ditambah kemampuan yang mumpuni, sehingga menjadi salah satu kunci kemenangan kami sore ini,” kata Rianto.
Rianto juga menyinggung pengalaman Sheka yang pernah memperkuat Timnas U-17 dan kini bermain bersama tim senior Persika. Menurut dia, pengalaman tersebut turut mendukung perkembangan mentalitas pemain ketika menghadapi pertandingan penting.
Dua penampilan menentukan di semifinal dan final menjadi bukti kontribusi Sheka dalam perjalanan Surakarta menuju gelar juara.
Meski demikian, keberhasilan tersebut tetap merupakan hasil kerja seluruh pemain yang mampu menjaga perjuangan hingga pertandingan terakhir.
Keberhasilan Surakarta meraih emas Porprov 2026 menjadi catatan penting bagi Sheka. Dua kali tampil menentukan dalam adu penalti, ia ikut mengantarkan timnya melewati semifinal dan final hingga menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Kota Bengawan. (*)
Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul “Tepis Dua Tendangan Semarang! Arya Sheka Jadi Pahlawan, Sepak Bola Surakarta Raih Emas Porprov 2026”
Baca selengkapnya di: https://www.jatengnetwork.com/olahraga/28417821588/tepis-dua-tendangan-semarang-arya-sheka-jadi-pahlawan-sepak-bola-surakarta-raih-emas-porprov-2026