Jateng-DIY Mantapkan Pencalonan Tuan Rumah PON 2032

SEMARANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memantapkan pencalonan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII 2032. Pemantapan dilakukan kedua institusi olahraga itu di Rumah Makan Selasih Semarang pada Senin (16/3) sore kemarin.
Ini merupakan pertemuan kedua antara KONI Jateng dan DIY. Sebelumnya, pertemuan pertama dilakukan di Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta, pada Sabtu (7/3).
Pada pertemuan kedua kemarin, KONI Jateng giliran menerima kehadiran pengurus KONI DIY yang dipimpin oleh Sekretaris Umum KMT A Tirtodiprojo. Mereka diterima oleh Ketua Umum KONI Jateng Sujarwanto Dwiatmoko beserta jajaran.
Sekretaris Umum KONI DIY KMT A Tirtodiprojo mengemukakan pertemuan kali sudah mengerucut ke hal-hal detail persiapan pendaftaran tuan rumah PON 2032. Di antaranya ketersediaan venue, sarana dan prasarana, akomodasi, serta sumber daya manusia.
“Persiapan sudah mengerucut ke hal-hal detail bagaimana KONI Jateng dan DIY mempersiapkan pengajuan tuan rumah PON XXIII 2032. Semoga, upaya kita mendapat dukungan penuh dari para peminpin daerah, DPRD, dan seluruh masyarakat sehingga bisa sukses,” ujar Tirtodiprojo.
Lebih lanjut Tirtodiprojo menilai keunggulan kedua daerah tersebut sudah tidak diragukan lagi. Mulai dari ketersediaan venue pertandingan, akses jalan yang berdekatan antarvenue, akomodiasi, hingga sumber daya manusia.
Ajukan Perpanjang Pendaftaran
Selain itu, Jawa Tengah dan DIY dinilai memiliki kesamaan kultur dan kedekatan geografis yang memudahkan koordinasi dalam penyelenggaraan event berskala nasional. Berbagai destinasi wisata yang ada di kedua daerah tersebut menjadi nilai tambah yang dapat mendukung konsep sport tourism.
“Di Jogja saja sudah tersedia sekitar 20 ribu kamar mulai dari hotel bintang lima hingga tiga. Apalagi jika ditambah yang ada di Semarang dan Surakarta. Jadi, saya kira kita punya potensi yang besar untuk menjadi tuan rumah PON ke-23 tahun 2032 mendatang,” kata Tirtodiprojo.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, menyatakan KONI Jateng dan DIY sudah bergerak menyiapkan dokumen pendukung pendaftaran pencalonan tuan rumah PON 2032. Namun, kendalanya saat ini memasuki libur panjang Lebaran hingga 24 Maret sehingga pengurusan dokumen tertunda. Padahal, batas akhir pendaftaran dan pengumpulan dokumen persyaratan bakal calon tuan rumah PON XXIII/2032 ditetapkan pada 1 April.
“Semula, pendaftaran direncanakan ditutup pada 1 Mei. Namun, kemudian dipercepat menjadi 1 April. Itu jadi kendala kita karena waktu yang singkat ini juga terpotong dengan adanya libur panjang Lebaran. Jadi, dokumen persyaratan bakal calon tuan rumah PON XXIII/2032 baru bisa digarap setelah Lebaran,” ujar Sujarwanto Dwiatmoko.
“Karena itu, kami akan mengajukan permohonan kepada KONI Pusat agar memperpanjang waktu pendaftaran. Kalau bisa kembali ke jadwal semula yakni 1 Mei atau kalau tidak dua pekan dari 1 April,” imbuhnya.
Untuk lebih memantapkan persiapan pendaftaran pencalonan tuan rumah PON 2032, rencananya akan digelar pertemuan antara Gubernur Jateng dan DIY dalam waktu dekat.




0 Comments