Venue dan Fasilitas Olahraga Memadai, Sumanto Nilai Jateng-DIY Layak Tuan Rumah PON 2032

SEMARANG – Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, mendukung penuh pencalonan Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII 2032. . Dukungan ini mencakup komitmen penganggaran, persiapan venue, dan pemenuhan dokumen administrasi untuk memperkuat proposal pencalonan bersama.
“Ya tentu kami dari DPRD mendukung rencana KONI Jateng yang mengajukan pencalonan sebagai tuan rumah PON XXIII 2032 bersama DIY. Ini penting karena dampak tuan rumah PON tidak semata-mata bisa mendorong atau meningkatkan prestasi atlet, tapi juga berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Jateng,” ujar Sumanto seusai menerima pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng di kantornya pada Selasa (25/3).
Pertemuan tersebut tidak hanya untuk meminta surat dukungan secara resmi kepada DPRD Jateng, tapi juga dimanfaatkan untuk halalbihalal karena masih dalam suasana Lebaran.
Dalam pertemuan tersebut pengurus KONI Jateng dipimpin Ketua Umum Sujarwanto Dwiatmoko, didampingi Urip Sihabudin (Wakil Ketua Umum I), Mugiyo Hartono (Wakil Ketua Umum III), Harry Nuryanto Soediro (Wakil Ketua Umum IV), Budi Santoso (Sekretari Umum), Agus Raharjo (Ketua Bidang Binpres), serta Agus Hermanto (Ketua Bidang Humas).
Sumanto menilai Jateng sudah siap dan layak menjadi tuan rumah PON XXIII 2032. Hal itu bisa dilihat dari beberapa fasilitas olahraga bertaraf nasional yang tersebar di beberapa kota/kabupaten. Kalau pun ada yang perlu dibenahi, itu hanya hal-hal kecil untuk meningkatkan fasilitas.
‘Sejak PON pertama tahun 1948 di Solo, di Stadion Sriwedari, Jawa Tengah belum pernah menjadi tuan rumah lagi. Ya, mudah-mudahan bidding PON XXIII 2032 ini bisa dimenangkan Jateng,” kata Sumanto.
Dalam kesempatan itu, Sumanto selalu Ketua DPRD Jateng menandatangi surat pernyataan kesanggupan sebagai tuan rumah PON XXIII 2032. Isinya di antaranya adalah menyediakan dan menyiapkan sarana dan prasarana olahraga sesuai standar yang ditetapkan, menjamin kesiapan venue pertandingan beserta fasilitas pendukung.
Selain itu juga menyediakan akomodasi, transportasi, layanan pendukung. Dan, tak kalah penting adalah menjamin stabilitas, keamanan, serta kelancaran selama penyelenggaraan PON.
“Kami komit untuk mendukung penuh penyelenggaraan PON 2032 secara profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kami juga mendukung penganggaran melalui mekanisme yang berlaku sesuai peraturan perundang-undangan. Kami ingin menjadikan PON sebagai momentum penguatan pembangunan daerah,” terang Sumanto.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, mengemukakan terus bergerak cepat untuk melengkapi dokumen pendukung pendaftaran pencalonan tuan ruman PON 2032. Mengingat batas akhir penyerahan berkas pendaftaran ke KONI Pusat pada 1 April.
“Setelah Lebaran ini kita langsung bergerak untuk melengkapi dokumen pendaftaran. Semoga sebelum tanggal 1 April semua dokumen pendukung sudah lengkap,” tutur Sujarwanto yang dalam pertemuan dengan Ketua DPRD Jateng itu juga melaporkan perkembangan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Semarang Raya pada Oktober mendatang.
Setelah menemui Ketua DPRD Jateng, Sumanto, Sujarwanto dan jajarannya menghadap Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di ruang kerjanya. Selain silaturahmu dan halalbihalal, juga untuk meminta tanda tangan Gubernur terkait dokumen pencalonan tuan rumah PON XXIII 2032.




0 Comments