Dari Surakarta ke Thailand, Shava Salvia Siap Berlari Membawa Nama Indonesia
SEMARANG – Setiap atlet punya mimpi yang ingin diwujudkan. Bagi Shava Salvia, salah satunya adalah berlari di panggung internasional, membawa nama Indonesia dan membuktikan bahwa kerja keras di lintasan bisa mengantarkannya melangkah lebih jauh.
Mimpi itu kini semakin dekat menjadi kenyataan. Atlet muda asal Surakarta tersebut terpilih mewakili Indonesia dalam ajang The 18th South East Asian U18 & U20 Athletics Championships 2026 yang akan berlangsung pada 6–8 November 2026 di Pathum Thani, Thailand.
Bagi Shava, kesempatan ini bukan sekadar undangan untuk mengikuti kejuaraan. Ada kebahagiaan tersendiri karena keinginan yang sudah tumbuh sejak awal tahun akhirnya bisa terwujud.
“Perasaannya senang sekali. Dari awal tahun memang ingin bisa ikut kejuaraan di Thailand. Alhamdulillah akhirnya bisa terpilih dan mendapat kesempatan ini,” ungkapnya.
Lahir di Surakarta, 9 Desember 2008, Shava merupakan atlet muda yang kini duduk di kelas XII SMA Negeri 11 Semarang. Ia mendapat kesempatan mengikuti kejuaraan tersebut melalui seleksi dan pemilihan dari PASI Jawa Tengah.
Di balik kesempatan besar itu, Shava juga membawa target pribadi yang tidak kalah menantang. Ia ingin memperbaiki catatan waktu terbaiknya di nomor 100 meter.
Saat ini, personal best atau rekor pribadi Shava masih berada di angka 11,7 detik. Di Thailand nanti, ia berharap bisa memangkas waktu tersebut menjadi 11,5 detik.
Target itu menjadi tantangan sekaligus penyemangat baginya. Shava tidak hanya ingin tampil dan mendapatkan pengalaman bertanding di tingkat Asia Tenggara, tetapi juga ingin mengetahui sejauh mana kemampuan dirinya bisa berkembang.
“Target saya ingin memecahkan rekor pribadi. Sekarang catatan 100 meter saya 11,7 detik, semoga nanti bisa mencapai 11,5 detik,” tuturnya.
Sebelumnya Shava lebih dahulu membuktikan kemampuannya di tingkat Jawa Tengah. Pada Porprov Jateng 2026, ia menjadi bagian penting dari keberhasilan kontingen Kota Surakarta mempertahankan gelar juara nomor estafet 4×100 meter putri.
Bersama Arabela Jeconia, Diva Devina, dan Angelamerici, Shava sukses mengantarkan Surakarta meraih medali emas dengan catatan waktu 48,38 detik.
Prestasi tersebut terasa istimewa karena Surakarta kembali menjadi yang terbaik pada nomor yang sama, setelah sebelumnya meraih gelar juara pada Porprov XVI Pati Raya 2023.
Kini, tantangan Shava semakin besar. Dari lintasan daerah, ia bersiap melangkah ke persaingan atletik Asia Tenggara bersama atlet-atlet muda dari berbagai negara.
0 Comments