Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Author: heru heru Wibawa

Atlet selam Kabupaten Magelang, Dipta Samudra Prasetyo Putra

Sapu Bersih Dua Emas Porprov Jateng 2026, Atlet Selam Magelang Dipta Samudra Taklukkan Ombak Semarang

Atlet selam Kabupaten Magelang, Dipta Samudra Prasetyo Putra (17), tampil gemilang dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Siswa kelas XII SMA Negeri 2 Magelang tersebut sukses meraih medali emas nomor 3.000 meter Open Water Finswimming (OWF) di Kawasan Awan Costa, Kota Semarang, Senin (26/10/2026).

Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Dipta meraih dua medali emas dari dua nomor yang dia ikuti dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Sebelumnya, Dipta juga berhasil merebut medali emas pada nomor 400 meter kolam. Capaian itu membuatnya menyapu bersih medali emas dari seluruh nomor pertandingan yang dia ikuti.

“Dalam Porprov tahun ini saya ikut dua kelas, yakni kelas 400 meter nomor kolam dan 3.000 meter Open Water Finswimming (OWF). Alhamdulillah, keduanya dapat emas,” kata Dipta, Senin (26/10/2026), di Kawasan Awan Costa Semarang.

Taklukkan Ombak Besar dan Cuaca Panas

Dipta mengaku menghadapi tantangan cukup berat saat mengikuti pertandingan nomor 3.000 meter OWF. Kondisi ombak pantai yang cukup besar serta cuaca panas di Kota Semarang menguji kemampuan fisik dan konsentrasinya selama berenang.

Menurutnya, kondisi perairan yang tidak selalu tenang membuat pertandingan nomor selam perairan terbuka membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang lebih kuat dibandingkan nomor kolam.

“Tadi ombaknya besar. Belum lagi di Semarang ini cuacanya sangat panas. Itu jadi tantangan sendiri,” lanjut Dipta.

Meski menghadapi kondisi tersebut, Dipta mampu menjaga performanya hingga menyelesaikan perlombaan. Dia pun mengaku bersyukur karena usaha dan persiapan panjang akhirnya membuahkan hasil maksimal.

Persiapan Sejak 2025, Kunci Raih Dua Emas

Dipta mengungkapkan, keberhasilan meraih dua medali emas Porprov Jateng 2026 tidak datang secara instan. Dia bersama tim sudah mempersiapkan diri sejak 2025 melalui latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan dan daya tahan tubuh.

Dia menilai doa, kedisiplinan, serta konsistensi latihan menjadi faktor penting dalam menjaga performa selama mengikuti kompetisi.

“Untuk persiapan sudah mulai dilakukan sejak tahun 2025. Kuncinya berdoa, latihan giat dan konsisten,” kata Dipta.

POSSI Jateng Akui Kondisi Ombak Jadi Kendala

Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Tengah, Moh. Maretan, mengatakan kondisi cuaca dan ombak yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan cabang olahraga selam perairan terbuka.

Menurut Maretan, kondisi perairan pada pagi hingga menjelang siang relatif masih terkendali. Namun, situasi mulai menyulitkan atlet ketika memasuki siang hingga sore hari karena ombak semakin besar dan suhu udara meningkat.

“Kalau pagi sampai siang, masih terkendali. Tapi siang sampai sore itu yang susah, karena ombak besar dan panas,” katanya.

Kondisi tersebut menuntut atlet untuk memiliki kesiapan fisik, teknik, dan mental yang baik. Para atlet juga harus mampu menyesuaikan diri dengan karakter perairan terbuka yang berbeda dari kolam renang. Keberhasilan Dipta merebut dua medali emas sekaligus menjadi catatan membanggakan bagi kontingen Magelang dalam Porprov Jateng XVII 2026, sekaligus menunjukkan hasil dari persiapan dan konsistensi latihan yang telah dia jalani sejak tahun sebelumnya.

Karanganyar Raih Emas Pertama Panjat Tebing Porprov Jateng 2026

Kabupaten Karanganyar meraih medali emas pertama dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Atlet muda Ardi Wiyana sukses merebut podium tertinggi pada nomor Speed Asia Kids U12.

Ardi mencatatkan waktu 7,59 detik dalam perlombaan tersebut. Prestasi ini sekaligus melampaui target kontingen Karanganyar dan menjadi pencapaian membanggakan bagi atlet, pelatih, serta keluarga yang mendukung perjalanan olahraganya.

Atlet berusia 13 tahun itu menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam nomor yang mengandalkan kecepatan, ketepatan gerakan, kekuatan fisik, dan konsentrasi saat memanjat dinding.

Ardi mengaku bangga bisa menyumbangkan medali emas untuk daerahnya. Ia mempersembahkan prestasi tersebut kepada Kabupaten Karanganyar, keluarga, dan seluruh kontingen yang telah memberikan dukungan selama persiapan hingga pertandingan.

“Hasil ini melampaui target. Saya persembahkan untuk Karanganyar, keluarga, dan kontingen,” ujar Ardi.

Persiapan Panjang Berbuah Medali Emas

Asisten Kepala Pelatih Cabor Panjat Tebing Karanganyar, Fajar Alfahri (26), mengatakan timnya telah menjalani persiapan sejak tahun sebelumnya. Program latihan tersebut terus berlanjut hingga menjelang pelaksanaan Porprov Jateng XVII 2026.

Menurut Fajar, persiapan yang berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung performa atlet. Kerja keras para atlet akhirnya membuahkan hasil dengan keberhasilan Ardi meraih medali emas pada nomor Speed Asia Kids U12.

“Persiapan Kabupaten Karanganyar sebenarnya sudah dimulai sejak tahun kemarin dan berjalan sampai bulan ini. Alhamdulillah, hari ini mendapatkan satu medali emas di nomor Asia Kids,” ungkap Fajar.

Ia menjelaskan, tim panjat tebing Karanganyar mengirimkan sembilan atlet untuk mengikuti kompetisi dalam Porprov Jateng XVII 2026.

Fajar juga mengakui bahwa timnya masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan sarana latihan. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat atlet untuk berlatih dan bersaing dengan peserta dari daerah lain.

“Fasilitas serta sarana dan prasarana kami seadanya. Namun, anak-anak memiliki semangat kuat dan kemampuan luar biasa sehingga bisa sampai di titik ini,” katanya.

Panjat Tebing Porprov Jateng 2026 Uji Kecepatan dan Ketangkasan

Cabang olahraga panjat tebing menjadi salah satu ajang yang menguji kemampuan fisik, teknik, konsentrasi, dan mental para atlet dalam Porprov Jateng XVII 2026.

Pada nomor speed, atlet berlomba mencapai garis finis di dinding panjat dalam waktu sesingkat mungkin. Kecepatan reaksi, kekuatan jari dan tangan, koordinasi gerakan, serta ketepatan pijakan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.

Sementara itu, kategori usia seperti Asia Kids memberikan ruang bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan pengalaman bertanding di tingkat provinsi.

Keberhasilan Ardi meraih emas menunjukkan potensi atlet muda Karanganyar dalam cabang olahraga panjat tebing. Prestasi tersebut juga menjadi modal penting bagi pembinaan atlet daerah untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Karanganyar Berharap Tambahan Medali

Fajar berharap keberhasilan Ardi dapat memotivasi atlet panjat tebing Karanganyar lainnya untuk memberikan hasil terbaik selama Porprov Jateng XVII 2026.

Ia menegaskan, tim masih berupaya mencapai target yang telah ditetapkan. Para atlet diharapkan mampu menjaga semangat, fokus, dan konsistensi selama menjalani pertandingan.

Keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi penghalang bagi atlet untuk berkembang. Dukungan pembinaan, latihan yang terarah, serta kesempatan mengikuti kompetisi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas atlet panjat tebing Karanganyar.

Medali emas yang diraih Ardi menjadi awal positif bagi kontingen Karanganyar. Tim kini berharap pencapaian tersebut dapat memacu atlet lainnya untuk menyumbangkan medali dan mengharumkan nama daerah dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Tengah.

slot gacor 4d slotgacor4d slotgacor4d sakuratoto sakuratoto totoagung amintoto amintoto cantiktoto qdal88 gacor4d gacor4d gacor4d olympus super scatter toto slot slot gacor slot qris slot qris slotgacot4d slot gacor 4d slot gacor 4d totomacau slot gacor maxwin
totoagung toto slot slot gacor 4d totoagung situs slot gacor link maxwin totoagung totoagung totoagung totoagung totoagung
cantiktoto toto slot agen toto slot cantiktoto qdal88 idn slot slot gacor 4d qdal88 slotgacor4d toto slot 4d gacor4d sakuratoto3