Barongsai Semarang Borong 6 Emas Porprov Jateng 2026, Target Terlampaui

SEMARANG — Kontingen Kota Semarang tampil gemilang pada cabang olahraga (cabor) Barongsai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Dari 10 nomor yang dipertandingkan, Kota Semarang sukses meraih enam medali emas, tiga perak, dan satu perunggu sekaligus memastikan diri sebagai juara umum.
Pada hari terakhir pertandingan di GOR Universitas Semarang (USM), Kamis (29/10/2026), tuan rumah menambah tiga medali emas dari nomor Naga Kecepatan, Barongsai Ketangkasan Zou Tou, dan Barongsai Taoulu Bebas.
Pada sesi pertama, Kota Semarang lebih dahulu mengamankan emas dari nomor Naga Kecepatan. Prestasi tersebut berlanjut pada final Barongsai Ketangkasan Zou Tou. Tampil impresif, atlet Kota Semarang menjadi yang tercepat, mengungguli Kabupaten Blora. Sementara itu, medali perunggu diraih Kota Surakarta dan Kota Magelang.
Kota Semarang kemudian menutup penampilannya dengan meraih emas dari nomor Barongsai Taoulu Bebas. Tim tuan rumah mencatatkan nilai akhir 9,16, mengungguli Kabupaten Blora dan Kota Surakarta.
Meski demikian, Kota Semarang gagal meraih emas pada nomor Pekingsai Kecepatan. Tim tuan rumah harus puas dengan medali perak setelah mencatatkan waktu 1 menit 7 detik. Medali emas menjadi milik Kota Tegal dengan catatan waktu 48 detik, sedangkan Kota Magelang meraih perunggu dengan waktu 1 menit 53 detik.
Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Semarang, Wahyoe “Liluk” Winarto, yang menyaksikan langsung pertandingan di GOR USM, mengapresiasi perjuangan para atlet. Menurutnya, hasil tersebut melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Target kami hanya empat medali emas, tetapi ternyata bisa meraih enam emas. Ini pencapaian yang luar biasa,” ujar Liluk.
Ia menambahkan, Kota Semarang berhasil membawa pulang medali dari seluruh 10 nomor yang dipertandingkan. Selain enam emas, kontingen tuan rumah mengoleksi tiga medali perak dan satu perunggu.
“Prestasi ini tentunya tidak terlepas dari kerja sama tim, baik pelatih maupun pemain. Mereka sudah melakukan persiapan maksimal dan hasilnya sangat membanggakan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) FOBI Jawa Tengah, Melly Pangestu, menilai penyelenggaraan cabor Barongsai di Kota Semarang berjalan cukup sukses, meskipun masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada peserta dari 10 kabupaten/kota. Meskipun sebenarnya ada dua daerah yang belum siap, penampilan delapan daerah ini sungguh merupakan prestasi luar biasa,” ujarnya.
Melly juga menyoroti persaingan antardaerah yang semakin kompetitif pada Porprov Jateng 2026. Menurutnya, sejumlah daerah di luar Kota Semarang mulai menunjukkan peningkatan prestasi dan mampu memberikan perlawanan.
“Selamat kepada Kota Semarang yang menjadi juara umum. Pencapaian enam medali emas ini sangat luar biasa. Daerah lain yang sebenarnya kurang diperhitungkan ternyata juga mampu berprestasi,” imbuhnya.
Terkait evaluasi penyelenggaraan, Melly menyebut pemilihan lokasi pertandingan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pada pelaksanaan berikutnya.
“Kalau untuk evaluasi, mungkin ke depan kami akan memilih venue yang lebih nyaman. Namun, secara keseluruhan, pelaksanaan Porprov Jateng 2026 ini luar biasa sukses,” tandasnya.
0 Comments