Menang atas Klaten, Gateball Kota Semarang Tetap Gagal Tembus Semifinal Porprov 2026

SALATIGA – Langkah tim gateball Kota Semarang di nomor beregu campuran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 terhenti pada babak penyisihan. Meski berhasil mengalahkan Kabupaten Klaten, Kota Semarang gagal mengamankan tiket semifinal setelah kalah dalam perhitungan selisih poin di klasemen akhir Pool B.
Pertandingan gateball tersebut berlangsung di Stadion Kridanggo, Kota Salatiga, Senin (26/10/2026). Kota Semarang harus puas menempati peringkat ketiga setelah mengumpulkan tiga poin klasemen dari tiga pertandingan.
Pelatih Gateball Kota Semarang, Nurwanto, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Ia menilai para atlet telah berjuang maksimal, tetapi persaingan ketat membuat timnya gagal melanjutkan perjalanan ke babak empat besar.
“Anak-anak sebenarnya sudah bermain cukup maksimal dan terus berusaha mendapatkan hasil positif. Namun, hasil klasemen akhirnya membuat kami harus puas menyelesaikan pertandingan sampai babak penyisihan,” ujarnya.
Kegagalan Kota Semarang melaju ke semifinal ditentukan oleh perolehan poin yang sangat tipis. Dalam tiga pertandingan di Pool B, tim ibu kota Jawa Tengah tersebut membukukan 29 poin masuk dan 31 poin keluar. Catatan itu membuat mereka memiliki selisih minus dua.
Kota Semarang sebenarnya mengoleksi jumlah poin klasemen yang sama dengan Kabupaten Klaten, yakni tiga poin. Namun, Klaten berada satu tingkat di atasnya dengan 31 poin masuk dan 31 poin keluar, sehingga memiliki selisih nol poin.
Sementara itu, Kabupaten Banyumas tampil dominan dengan menyapu bersih tiga pertandingan dan mengumpulkan sembilan poin untuk memimpin Pool B.
Hasil tersebut membuat kemenangan Kota Semarang atas Klaten dengan skor 12-9 belum cukup untuk mengantarkan tim ke semifinal. Akumulasi hasil dari seluruh pertandingan menjadi faktor penentu posisi akhir klasemen.
“Walaupun kami sempat menang atas Klaten dengan skor 12-9, hasil pertandingan sebelumnya juga berpengaruh terhadap klasemen. Selisihnya sangat tipis, hanya dua poin, sehingga kami harus menerima hasil ini,” kata Nurwanto.
Terhenti Akibat Hujan
Laga Kota Semarang melawan Kabupaten Klaten sempat mengalami gangguan akibat hujan deras. Pertandingan terhenti sekitar 15 menit sebelum kembali dilanjutkan setelah kondisi memungkinkan.
Situasi tersebut turut menjadi tantangan bagi para atlet dalam menjaga konsentrasi dan ritme permainan. Meski begitu, Nurwanto tidak menjadikan cuaca sebagai alasan atas kegagalan timnya menembus semifinal.
Menurut dia, setiap poin memiliki arti penting dalam persaingan gateball, terutama ketika sejumlah tim memiliki perolehan poin klasemen yang sama. Hasil pertandingan secara keseluruhan akhirnya menentukan siapa yang berhak melangkah ke babak berikutnya.
Nurwanto pun menjadikan hasil di nomor beregu campuran sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki penampilan para atlet pada pertandingan selanjutnya.
Meski gagal melaju ke semifinal nomor beregu campuran, perjuangan kontingen gateball Kota Semarang di Porprov Jateng 2026 belum sepenuhnya berakhir.
Tim Kota Semarang masih memiliki kesempatan untuk memburu hasil lebih baik pada nomor pertandingan lainnya yang dijadwalkan berlangsung Rabu (28/10/2026).
Nurwanto berharap para atlet segera bangkit, menjaga fokus, dan memanfaatkan pengalaman dari pertandingan sebelumnya sebagai modal menghadapi persaingan berikutnya.
“Kami berharap pada pertandingan hari Rabu nanti bisa mendapatkan hasil yang positif. Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi agar anak-anak bisa tampil lebih baik pada nomor berikutnya,” pungkasnya.
Kegagalan tipis di Pool B menjadi pengingat bahwa ketelitian dalam mengumpulkan poin sangat menentukan dalam cabang olahraga gateball. Kota Semarang kini dituntut segera melakukan evaluasi agar peluang meraih hasil positif pada nomor berikutnya dapat dimaksimalkan.(*)
0 Comments