Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Author: KONI Jawa Tengah

KONI Jateng Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Atlet Dapat Perlindungan Jaminan Sosial

SEMARANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Semarang Pemuda untuk memberikan jaminan dan perlindungan sosial bagi atlet serta pengurus di bawah naungan KONI Jateng.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor KONI Jateng, kompleks GOR Jatidiri, Kota Semarang, Senin (26/1/2026).

Read More

Porprov Jadi Barometer Peningkatan Prestasi Atlet ke PON

SEMARANG – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026 yang akan digelar di Semarang Raya pada Oktober mendatang, sangat krusial untuk menjaring dan mematangkan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ajang empat tahunan itu bisa dijadikan barometer Komite Olehraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng untuk menargetkan peringkat tinggi pada PON mendatang.

Read More

KONI Jateng Audiensi ke Kejati, Perkuat Tata Kelola dan Persiapan Porprov 2026

SEMARANG – Jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr Siswanto SH MH, di Kantor Kejati Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (22/1/2026). Pelaksana Harian (Plh) Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Urip Sihabudin didampingi Sekum Budi Santoso, Waketum III Mugiyo Hartono dan sejumlah pengurus lainnya.

Read More

Wagub Jateng Minta Pemkab/Pemkot Beri Apresiasi Atlet Porprov Berprestasi

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk memberi apresiasi terhadap atlet mereka yang berprestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng.

Apresiasi tersebut dinilai sangat penting agar atlet merasa dihargai sehingga akan menumbuhkan motivasi lebih besar untuk kembali berprestasi.

“Kalau kemarin Pemerintah Pusat memberi apresiasi terhadap atlet yang berprestasi di SEA Games, kini saatnya pemkab/kota juga harus memberi apresiasi terhadap atlet yang berprestasi di Porprov tahun ini,” ujar Taj Yasin saat menerima audiensi KONI Jateng di Rumah Dinas Wagub Jateng Jalan Rinjani, Semarang, Rabu 14 Januari 2026.

Read More

Usai Dilantik, Ketua KONI Sujarwanto Siapkan Roadmap “Prestasi Emas Jateng 2032”

SEMARANG – Usai resmi dilantik sebagai Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah Masa Bakti 2025–2029 di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (5/12/2025), Sujarwanto Dwiatmoko langsung tancap gas. 

Bersama jajaran pengurus baru, birokrat yang saat ini masih menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah itu mulai merumuskan program prioritas untuk mengangkat prestasi olahraga Jawa Tengah ke level yang lebih tinggi.

Read More

KONI Jateng Siap Bantu Pelaksanaan PON Beladiri

SEMARANG – Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana menyatakan siap membantu pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) beladiri di Kudus, 11-26 Oktober mendatang. Event ini akan mempertandingkan 10 cabang olahraga beladiri yakni taekwondo, gulat, judo, wushu, karate, pencak silat, sambo, jujitsu, kempo dan tarung derajat.
‘’Kami bersama jajaran pengurus KONI Jawa Tengah siap membantu pelaksanaan PON beladiri agar lancer dan sukses,’’ kata Bona di sela-sela memantau pertemuan 10 cabang olahraga beladiri di Kantor KONI Jateng, Selasa (29/7) malam.

Read More

Ketum KONI Pusat Terima Aspirasi KONI Provinsi Jawa Tengah Terhadap Permenpora No.14 Tahun 2024

Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, menerima audiensi dari Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Tengah Bona Ventura Sulistiana dan perwakilan Ketua KONI Kabupaten/Kota se Jawa Tengah pada Selasa, 24 Juni 2025, di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta.

Pertemuan ini membahas Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) No.14 Tahun 2024 yang menjadi sorotan masyarakat olahraga nasional. Regulasi tersebut dinilai menghambat pembinaan atlet, terutama di daerah.

Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana, menyampaikan bahwa peraturan tersebut telah menyebabkan dinamika organisasi yang tidak sehat. Ia menegaskan dukungan penuh kepada KONI Pusat untuk mendorong pencabutan Permenpora No.14 Tahun 2024.

“Kami KONI Provinsi dan KONI Kabupaten/Kota se Jawa Tengah sangat mendukung langkah yang telah dikerjakan KONI Pusat terhadap Permenpora No.14 Tahun 2024. Dinamika perorganisasian di Jawa Tengah sangat dinamis, jika diperkenankan kami dari KONI Provinsi dan Kabupaten/Kota se Jawa Tengah ingin turut serta berkontribusi agar Permenpora ini cepat di cabut.,” ujar Bona.

Keluhan serupa disampaikan Ketua KONI Salatiga, yang menyebut bahwa kegiatan olahraga seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terancam batal karena keterbatasan anggaran.

“Di daerah sendiri sudah banyak kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan mengingat anggaran yang dibatasi, seperti contoh Porprov, kami di daerah cukup resah dengan adanya ini, begitupun dengan kegiatan mendatang kami masih sangat bimbang apakah dijalankan atau tidak.,” ucap Ketua KONI Kota Salatiga Agus Purwanto.

Hal ini diperkuat Ketua KONI Kabupaten Pemalang yang mengungkapkan bahwa dana hibah sering terlambat dan cabang olahraga di daerah belum mandiri secara finansial.

“Penerimaan kami hanya dari dana hibah, namun dalam keadaan normal saja itu sudah sering terlambat, oleh karenanya kami butuh keputusan cepat, hambatan lainnya cabang olahraga di Pemalang juga masih bergantung pada kami dan belum mengimplementasikan kemandirian, ini menjadi salah satu hal yang sulit juga bagi kami.,” sambung Ketua KONI Kabupaten Pemalang, Nugroho Budi Rahardjo.

Menanggapi hal ini, Ketum KONI Pusat menegaskan pentingnya solidaritas KONI seluruh Indonesia. Ia menyatakan akan menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk mengatasi dampak Permenpora tersebut terhadap pendanaan daerah.

“KONI Pusat terus memperhatikan dampak yang ditimbulkan oleh Permenpora No.14 tahun 2024 terhadap KONI Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Terkait dengan anggaran saran saya tetap diajukan seperti biasa, karena yang seharusnya menentukan itu adalah masing-masing Pemerintah Daerah, oleh karenanya saya juga akan coba membuka komunikasi oleh pemangku kepentingan di pusat agar hal ini bisa disosialisasikan.” Tegas Ketum KONI Pusat.

Marciano juga menyampaikan bahwa KONI Pusat telah melakukan audiensi dengan Komisi X DPR RI, terkait Permenpora no.14 Tahun 2024 dan Komisi X DPR RI berjanji akan memfasilitasi pertemuan dengan Menpora RI.

“Saya berencana pada saat Rakernas KONI yang akan dilaksanakan pada awal bulan Agustus 2025, pembahasan ini akan ditindaklanjuti dengan seluruh peserta Rakernas yang berasal dari KONI Provinsi dan Koni Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. KONI adalah rumah kita bersama. Mari bersatu demi merah putih dan kemajuan olahraga nasional. Rakernas nanti bisa jadi momentum besar menyuarakan keresahan ini,” sambung Marciano.

Selain itu, ia mendorong KONI daerah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD setempat dan menjaga hubungan baik dengan pimpinan daerah terutama Kadispora.

Sekretaris Jenderal KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., menjelaskan bahwa Permenpora no. 14 Tahun 2024 akan menimbulkan dampak besar bagi olahraga Indonesia.

“Munculnya Permenpora No.14 Tahun 2024 ini menimbulkan dampak besar, dan bertentangan dengan Olympic Charter, sebetulnya ini sudah pernah terjadi di Argentina, dan apabila ada intervensi pemerintah itu menjadi pelanggaran dan akan mendapat sanksi.,” kata Sekjen KONI Pusat.

Sementara itu, Kabid Hukum KONI Pusat, Widodo Sigit, menegaskan bahwa Permenpora No.14/2024 bertentangan dengan Undang-Undang No.11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Ia mengutip prinsip hukum Lex Superior Derogat Legi Inferiori—peraturan yang lebih rendah tidak boleh bertentangan dengan undang-undang.

“Gugatan uji materi telah diajukan ke Mahkamah Agung sejak 17 Maret 2024. Permenpora ini terlalu jauh mencampuri urusan organisasi dan pembinaan. Kami yakin Mahkamah Agung akan berpihak pada aturan yang benar,” kata Sigit.

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Dalam Negeri KONI Pusat, Widodo Edi Sektianto, menambahkan bahwa Permenpora ini diduga menyalahi peran pemerintah yang seharusnya hanya sebagai regulator namun pemerintah sekaligus ingin menjadi pelaksana, sehingga akan terjadi benturan kepentingan. Dimana seharusnya fungsi pelaksana ada di masyarakat dalam hal ini KONI dan Cabang Olahraga.

“Perlu mengembalikan fungsi pemerintah sebagai pembuat kebijakan tanpa harus menjadi pelaksana kegiatan.,” ujar Widodo.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Ketua KONI Kabupaten Banjarnegara, Klaten, Pemalang, Wonosobo, dan Salatiga, yang semuanya menyampaikan keprihatinan atas dampak regulasi terhadap masa depan pembinaan olahraga di daerah masing-masing.

Inspektorat Provinsi Jateng Apreasi LPJ KONI Bersih

SEMARANG – Inspektorat Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi KONI Jawa Tengah yang dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) keuangan daerah tahun 2024, bersih dan tidak ditemukan adanya penyimpangan. Hal tersebut merupakan hasil audit BPK RI Perwakilan Jawa Tengah pada saat audit Laporan Keuangan Daerah 2024 pada bulan Mei yang lalu. Demikian yang dikemukakan Inspektur Pembantu Bidang Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Daerah Soemarijono saat menjadi pembicara pada ‘Sosialisasi Perencanaan Program Kegiatan dan Refreshing Pemahaman Pertanggungjawaban Keuangan’’ KONI di Hotel Metro Park view Semarang, Kamis (19/6) kemarin.
Karena itu, di hadapan 148 orang peserta sosialisasi dari 70 Pengprov cabang olahraga dari bidang administrasi dan keuangan, Sumarijono mengingatkan agar setelah setiap pelaksanaan program keuangan segera dilakukan penyusunan LPJ. Hal itu untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak disengaja. ‘’Kalau kita menunda-nunda, bisa aja berkas hilang atau kita lupa. Semakin, cepat kita lakukan, semakin kecil tingkat kesalahan,’’ katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Sosialisasi Prasetyo Budie Yuwono dalam acara pembukaan juga sudah melaporkan kepada Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana dan peserta pihaknya merasa bersyukur karena LPJ keuangan 2024 KONI Jateng bersih. Hal itu mendapat sambutan meriah dari peserta dengan tepuk tangan.
‘’Terima kasih kepada para pengurus Pengprov cabang olahraga yang telah bekerja sama dengan baik, yakni membuat LPJ cabang olahraga dengan baik. Maka lewat acara sosialisasi ini, kami berharap hal yang sudah baik ini terus dipertahankan untuk masa ke depan,’’ kata Prasetyo, yang juga bendahara umum KONI Jateng itu.
Acara sosialisasi dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana. Dalam sambutannya, dia menyebut prestasi olahraga juga harus didukung oleh tata kelola organisasi dan tata kelola keuangan. ‘’Tanpa tata keloa organisasi dan keuangan, mustahil akan diperoleh prestasi tinggi,’’ katanya.
Di hadapan peserta, Bona juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih. Sebab perolehan medali adalah berkat cabang-cabang olahraga dalam pertandingan. ‘’Pada awal-awal PON XXI, kami memang deg-degan karena medali belum juga diraih. Alhamdulillah,setelah sepatu roda mengawali medali maka tiada hari tanpa medali hingga penutupan. Sekali lagi, kami sampai rasa bangga dan terima kasih kepada cabang olahraga,’’ katanya, sambil menyebut Jateng meraih 71 emas, 74 perak dan 115 perunggu.
Dalam sosialisasi yang dipandu moderator April Sriwahono (audit internal KONUI Jateng) tampil empat pembicara yakni Kasubbag Program Disporapar Jateng Wiwik Puspasari (Penyusunan Perencanaan Program Tahun 2026), Kasubbag Keuangan Disporapar Jateng Muchammad Irsa Pratama (Hibah) , Ispektorat Provinsi Jateng Sumarijono (Pertanggungjawab Hibah) dan KPP Candisari Marcellinus Paskaris Wibowo. (aplikasi Core Tax).
Jumat pagi ini, sosialisasi akan dilanjutkan di Kantor KONI Jateng dengan acara verifikasi program Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dengan menghadirkan bidang pembinaan cabang olahraga terutama yang bertugas sebagai technical delegate. (A4)

Persiapan PON 2028 KONI Jateng Pantau Fisik Atlet

SEMARANG – Sejumlah 423 atlet pelatda Jawa Tengah dari 57 cabor mengikuti tes fisik selama 2 hari Rabu – Kamis ( 11-12 / 6/ 2025 ) di stadion Jatidiri Semarang.

Selama tes fisik mereka didampingi oleh 106 pelatih dari cabor masing masing. Ketua panitia M Fatchurahman Bagus mengatakan,tes fisik atlet pelatda Jateng diadakan untuk mengukur kemampuan data awal atlet. Setelah data awal kondisi fisik atlet diketahui, kemudian akan dianalisa dan dievaluasi oleh para pelatih cabang olahraga.
Menurut Bagus, untuk mengetahui perkembangan selanjutnya tentang kondisi fisik atlet, KONI Jawa Tengah akan melakukan koordinasi dengan para pelatih dengan menggelar work shop yang menurut rencana dilaksanakan 20 dan 21 Juni 2025.
Diharapkan lanjut M Fatchurahman Bagus, dari penataran tersebut nantinya para pelatih akan membuat program latihan terhadap atlet pelatda Jateng.
” Kegiatan tes fisik ini untuk mengetahui data awal atlet. Dan kami berharap nantinya para pelatih dapat menganalisa sekaligus mengevaluasi terhadap fisik atlet diantaranya apakah ada yang kurang dan lain lain tentang kondisi fisik atletnya”, tutur Bagus panggilan akrab sehari hari.
Sedangkan bagi atlet pelatnas asal Jawa Tengah, juga wajib mengikuti tes fisik di lokasi pelatnas . Sementara kepada atlet yang saat ini mengikuti kejuaraan , tes fisik dapat dilakukan di cabor masing masing. Bagus berharap semua atlet yang ikut tes fisik tersebut, hasilnya lebih bagus dari sebelumnya. Tes fisik atlet antara lain berupa kelenturan, power tungkai, daya tahan otot lengan, daya tahan otot perut dan tes pada lintasan atletik.

Sementara itu Tim monitoring tes fisik atlet pelatda Jawa Tengah Mugiyo Hartono mengatakan, atlet pelatda Jawa Tengah tahun 2025 ini sebuah kelanjutan dari pelatda pelatda sebelumnya.
Sehingga pada akhirnya nanti dalam PON 2028 mendatang, atlet Jateng terus ada peningkatan lebih baik dari PON sebelumnya.
Mugiyo minta selama menjalani tes fisik, agar para atlet sungguh sungguh mengeluarkam kemampuan dan kekuatan fisiknya.
” para atlet dapat mengeluarkan kemampuan dan kekuatan fisik dengan cara sungguh. Kami berharap dari tes fisik ini, para atlet terus ada peningkatan sehingga mampu menghasilkan prestasi hingga pada PON tahun 2028′, tegas Mugiyo Hartono yang juga staf pengajar FIK Unnes Semarang.

( **”)

slot gacor 4d slotgacor4d slotgacor4d sakuratoto sakuratoto totoagung amintoto amintoto cantiktoto qdal88 gacor4d gacor4d gacor4d olympus super scatter toto slot slot gacor slot qris slot qris slotgacot4d slot gacor 4d slot gacor 4d totomacau slot gacor maxwin
totoagung toto slot slot gacor 4d totoagung situs slot gacor link maxwin totoagung totoagung totoagung totoagung totoagung
cantiktoto toto slot agen toto slot cantiktoto qdal88 idn slot slot gacor 4d qdal88 slotgacor4d toto slot 4d gacor4d sakuratoto3