Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Community

KONI SULAWESI TENGGARA STUDI BANDING KE KONI JATENG

SEMARANG – Alvian Taufan Putra, mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan Undip, memimpin KONI Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2022 -2026. Susunan kepengurusannya yang berjumlah 60 orang tinggal menunggu SK (surat keputusan) KONI Pusat, sekaligus pelantikan.

”Ya, kami sengaja memilih KONI Jawa Tengah untuk studi banding karena kebetulan saya adalah mahasiswa Undip. Jadi sekaligus lihat Kota Semarang,” kata Alfian saat membuka sambutan pada acara Study Banding dengan KONI Jawa Tengah di Kantor KONI Jateng, kemarin.
Alvian datang didampingi Alam Nashrul (wakil ketua) dan Ariyansyah (wakil sekum, yang kebetulan asal Boyolali). Mereka diterima Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana, yang didampingi Wakil Ketua Umum I Bambang Raharjo Munajar, Sekum Ade Oesman, Tim Audit Internal Adenk Sudarwanto, Kabid Organisasi Joko Priyono, Kabid Pembinaan Rumini dan Kabid Media-Humas Darjo Soyat.

Lebih lanjut Alvian menyebutkan, selama dua tahun kuliah dia belum pernah melihat kampusnya. ”Saya lulusan Covid-19, lulus tahun 2020. Kemudian diterima di Undip, acara perkuliahan berlangsung online,” ungkapnya.
Pria kelahiran 19 Maret 2022 dari pasangan Ali Mazi (Gubernur Sulawesi Tenggara) dan Agista Ariany Bombay (alm) menjelaskan alasan memilih ilmu kelautan adalah ingin mendedikasikan ilmunya bagi bangsa Indonesia yang merupakan negara kepuluan.

”Ilmu Kelautan Undip terakreditasi A, sehingga saya anggap sangat layak untuk menimba ilmu di sana,” jelas Alvian, yang juga menjabat sebagai ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sultra itu.
Sebenarnya masa kepengurusan KONI 2019 – 2023 belum habis masa baktinya. Namun Agista Ariany (ibu Alvian) yang saat itu menjabat sebagai ketua, wafat pada Juli 2021 lalu.
Pada Musprov KONI Sulawesi Tenggara, 29 Maret lalu, Alvian secara aklamasi terpilih karena menjadi calon tunggal. ”Saya itu hobi olahraga, mulai dari sepak bola, lari bahkan balap motor. Jadi bukan menjadi beban untuk memimpin KONI,” jelasnya.

Study Banding
Sebelum menjalankan roda organisasi, Alvian sudah menyusun program kerja. Namun demikian, pihaknya perlu menimba ilmu dari provinsi lain yang dianggap berpengalaman dan setara dengan daerahnya. ”Di samping faktor Undip tadi, saya melihat Jawa Tengah merupakan provinsi yang banyak merebut medali pada PON Papua lalu. Hal lainnya adalah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov),” paparnya.

Dengan pertimbangan tersebut, maka Bona kemudian menyertakan bidang pembinaan dan bidang organisasi untuk menyambut tamunya. ”Karena tamunya tiga, maka kami cukup tujuh orang untuk menyambutnya. Kalau kebanyakan, malah njomplang,” kata Bona dalam sambutannya dengan nada guyon.
Bona pun menyebut tidak akan menyembunyikan ilmu yang dimiliki KONI Jateng. Sebab Sulawesi Tenggara bukan pesaing langsung dalam perebutan medali pada PON. ”Ya, memang kami sedikit mengalami peningkatan. Jika pada PON sebelumnya peringkat 26, kin naik menjadi 24,” kata Alvian menimpali ucapan Bona.

Kabid Pembinaan Rumini, kemudian memaparkan apa yang dilakukan Jateng. Salah satunya adalah dalam pembinaan cabang olahraga diklasifikasi empat yakni cabang akurasi (seperti menembak dan panahan), terukur (renang, atletik), permainan (sepak bola, bulu tangkis) dan beladiri (karate, silat dsb). ”Masing klasifikasi dikomandani Wakil ketua bidang pembinaan. Jadi kami bisa lebih fokus,” paparnya.
Sementara Adenk menjelaskan tentang pengelolaan keuangan. DS)

Kiai Daroji : Atlet Harus Jujur dan Disiplin

KONI Jawa Tengah dibawah pimpinan Bona Ventura Sulistiana diharapkan prestasinya lebih baik sehingga atlet daerah ini semakin berjaya di ajang Nasional.

Demikian harapan disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia( MUI) Jawa Tengah Dr KH Achmad Daroji MSi ketika tampil memberikan tausiah dalam halal bihalal Keluarga besar KONI Jawa Tengah, di kantor KONI Jateng komplek Gelora Jatidiri Semarang, Jum’at(13/5/2022).
Meskipun Halal bihalal terbatas hanya untuk pengurus dan karyawan kantor KONI Jateng, namun Ketua Umum KONI Bona Ventura Sulistiana SH MH mengundang juga tokoh-tokoh olahraga maupun ketua lembaga yang terkait dengan keolahragaan. Hadir pada acara itu Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid SPdI, Kabid Keolahragaaan Disporapar Aria Chandra Destianto STP MSi, Analis Kebijakan Ahli Madya Sekda Provinsi Woro Budisayekti SSos MSi, Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Kesra Provinsi Budi Martono SH MH, Koordinator PPHD Sri Wahyuningsih SH (mewakili Kabiro Hukum Provinsi), Kepala PPLOP Provinsi Eni Kurniati ST MM, Mario (mewakili Kepala Inspektrorat Provinsi Dhani Widianto SSos MSi), Kapolsek Gajahmungkur Kompol Juliana BR Bangun SH MH.
Undangan lain yang hadir adalah wakil-wakil pengprov cabang olahraga yang berkantor Kompleks GOG Jatidiri yakni Sekum PBSI Iswoyo, Sekum Perbakin Mugiyo Hartono, Ketua Harian IMI Dedi Satria Budiman, Wakil Ketua Umum II Sudjatmiko, Ketua Kadin Jateng Harry Nuryanto (yang juga wakil ketua umum III/bidang dana) dan Ketua PWI Jateng Amir Machmud (yang juga wakil ketua umum IV), Ketua Harian Pengprov Wushu Sudarsono.

Achmad Daroji yang juga ketua Basnaz Jawa Tengah menyatakan, muara menuju prestasi tidak lepas dari tuntunan Nabi Muhammad SAW yakni dengan memegang kesabaran, jujur dan disiplin. ”Bagaimana mau prestasi jika atlet tidak jujur dan disiplin. Ini kunci seorang atlet dengan tetap menjunjung disiplin, insya Allah akan prestasi”, tegas Achmad Daroji.

Jujur dan disiplin merupakan roh ibadah puasa. Sebab mereka yang berpuasa itu tidak akan mencuri-curi kesempatan, misalnya minum, meskipun tidak ada yang menyaksikan. ”Ya, semangat puasa itu harus kita jalankan terus setiap saat. Keyakinan kita bahwa Allah selalu mengawasi, bukan hanya saat berpuasa.
Pada kesempatan tersebut Kiai Daroji juga menyampaikan halal bihalal merupakan produk asli masyarakat Indonesia bahkan acara halal bihalal sekaran ini ditiru oleh negara lain seperti Malaysia. ”kita bersyukur di negara kita ada kegiatan halal bihalal yang ternyata bayak manfaatnya.”

Menurut mantan pengajar UIN Walisanga Semarang itu, kegunaan halal bihalal bagi masyarakat Indonesia tidak hanya sebagai ritual keagamaan namun bersifat universal yang diikuti seluruh masyarakat agama apa pun. ”Sebab, setelah ummat Islam selama satu bulan berpuasa Ramadhan, tentu ingin tetap suci yakni dengan saling bermaaf-maafan satu sama lain.”

Sementara itu Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana dalam sambutannya mengatakan, hikmah dari halal bihalal adalah memumpuk kerukunan, kekompakkan seluruh keluarga besar KONI Jateng. Termasuk juga atlet.
Menurut Bona Ventura, selama Ia memimpin KONI Jateng bertekad menjalankan tugas dengan lurus demi prestasi olahraga di propinsi ini.(DS)

 

 

 

SK PORPROV 2023 DITERIMA KONI JATENG

SEMARANG – SK (surat keputusan) Gubernur Jateng tentang penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2023 diterima KONI Jateng.

Penyerahan SK tersebut dilakukan oleh Kabid Keolahragaan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng kepada Arya Candra Destianto kepada Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana dalam acara Buka Puasa Bersama di Kantor KONI Jateng, Jumat (22/4) sore.
Seusai acara Arya menjelaskan kepada wartawan, inti dari isi SK tersebut adalah pelaksanaan Porprov di Pati Raya, September 2023. ”Dengan terbitnya SK tertanggal 21 April 2022 ini, maka menjadi payung hukum untuk bisa segera dilaksanakannya babak kualifikasi PON,” katanya.

Menurut Arya, penyelenggaraan babak kualifikasi (Pra-Porprov) akan dimulai paling cepat Bulan Juni 2022. ”Sampai kapan pelaksanaannya, tergantung masing-masing cabang olahraga. Tetapi, tentu tidak sampai melampaui Desember tahun ini,” jelasnya.
Pelaksanaan Porprov Jateng semula dijadwalkan tahun 2022, tertunda akibat pandemi Covid-19. Terbitnya SK Gubernur yang baru ini berarti mengganti SK sebelumnya. Di luar waktu pelaksanaan, hal lain yakni tentang tuan rumah tidak berubah yakni KONI di wilayah Pati yakni Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Blora dan Grobogan.

Motto HATI
Hadir dalam acara Buka Puasa Bersama itu adalah Kabid Keolahragaan Disporapar Jateng Arya Candra Destianto, Analis Kebijakan Ahli Madya Biro Kesra Woro Budi Sayekti, Analis Ahli Muda Biro Kesra Budi Martono, Kepala Biro Hukum Provinsi Iwanudin Iskandar, Kepala PPLOP Cecilia Eni Kurniati.

Adapun dari unsur KONI Jateng hadir ketua umum Bona Ventura Sulistiana, Wakil Ketua Umum Soedjatmiko, Amir Machmud, Sudarsono, Sekum Achmad Ris Ediyanto, Bendahara Umum Prasetyo Budi Yuwono serta para pengurus KONI Jateng lainnya.
Sebagai penceramah Muhammad Rikza Chamami (dosen UIN Semarang). Dalam mauidoh hasanah, Rikza menjabarkan motto HATI (harmony, acountability, transprancy dan integrity) yang diusung Bona Ventura dalam menjalankan kepemimpinan di KONI Jateng.”Saya hanya melihat dan mengingatkan bahwa mengurus KONI itu berat. Mengurus uang negara untuk pembinaan olahraga, dipaido (atau disalahkan) pasti tetapi belum tentu dapat ganjaran,” tegasnya.

Kemudian, lanjutnya, jika terbukti bersalah bisa berurusan dengan hukum dan menjadi tersangka. Karena itu, dia mengingatkan agar prinsip akuntabilitas (acountability) benar-benar dijalankan. ”Bisa saja uang diterima, SPJ tidak jelas. Ini jelas menjadi pekerjaan tidak ringan bagi pengurus KONI,” katanya.

Kemudian prinsip transparansi membuat pengurus KONI harus siap untuk diblejeti oleh berbagai pihak. ”Konsekuensinya, tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Semua harus terbuka,” tegasnya. DS

SEMANGAT DAN ANTUSIAS, PENGURUS DAN STAF KONI JATENG IKUTI CAPACITY BUILDING

KONI Provinsi Jawa Tengah selenggarakan Capacity Building bagi Pengurus & Staf. Suasana keakraban sangat terasa saat jajaran pengurus dan staf KONI Jawa Tengah setelah mengikuti kegiatan selama dua hari Senin – Selasa ( 28-29/3/2022), di Tawangmangu,  Kabupaten Karanganyar.

Seluruh peserta sangat antusias dalam menyerap ilmu yang disampaikan oleh pembicara maupun saat mengikuti permainan dalam outbond. Kesemarakan juga terlihat saat mereka mengikuti outbond yang berisi permainan untuk menguji kekompakan dan kerja sama itu.

Materi yang pertama disampaikan oleh Arifin selaku Analis Tata Laksana dari Biro Organisasi Pemprov Jateng,  dengan tema  “Tata Laksana Naskah Dinas”,  para peserta sangat serius dam merasa puas dalam memperoleh ilmu tentang surat menyurat secara dinas tersebut.

Materi yang kedua, disampaikan oleh Badan Audit Internal ( BAI) Satu, KONI Jawa  Tengah Adenk Sudarwanto,  yang meminta kepada peserta untuk mengerjakan soal bagaimana melakukan kerjasama  dalam satu Tim, para peserta capacity building ternyata saling membantu dalam memecahkan soal menata bentuk kertas agar menjadi satu kotak.

Meskipun seluruh peserta  mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal, namun  suasana menjadi cair setelah pembicara Adenk Sudarwanto memberikan “guyonan” atau sindiran yang humoris bagaimana mewujudkan kerjasama dalam satu tim.

Ketua Umum KONI Jawa Tengah Bona Ventura Suliatiana,SH.,MH, ketika membuka kegiatan capacity building menyatakan bangga terhadap seluruh pengurus dan staf KONI Jawa Tengah dalam satu keluarga, untuk saling mendukung guna meningkatkan kinerja organisasi olahraga ini dan diharapkan melalui kegiatan ini, kinerja seluruh pengurus dan staf KONI semakin baik yang berimbas pada prestasi olahraga di Jateng.

Saya sangat bangga atas dedikasi kawan kawan pengurus dan staf KONI dalam upaya meningkatkan kemampuan kinerja. Saya juga berhar

ap kegiatan ini dapat dilaksanakan satu tahun sekali dengan tujuan untuk penyegaran setelah sehari hari bekerja di lingkungan Kantor KONI Jateng”, kata Bona.

Senada dengan yang disampaikan Ketum KONI Jateng, Sudarsono selaku Ketua Panitia mengatakan, adanya capacity building diharapkan etos kerja semakin meningkat dan muncul rasa kebersamaan.

Sebelum kegiatan Capacity Building selesai dilakukan acara pemberian piagam penghargaan khusus dari KONI Jawa Tengah kepada Atlet terbang layang Jateng Yosafat Hengky Kosasih atas perjuangan,dedikasi dan prestasinya dalam PON XX 2021 Papua

Report From Financial Meeting

A town meeting is a form of direct democratic rule, used primarily in portions of the United States – principally in New England – since the 17th century, in which most or all the members of a community come together to legislate policy and budgets for local government.

Read More

Municipal Elections Results

Local elections vary widely across jurisdictions. In electoral system that roughly follow the Westminster model, a terminology has evolved with roles such as Mayor or Warden to describe the executive of a city, town or region, although the actual means of elections vary.

Read More