Penantian 15 Tahun Berakhir, Grobogan Raih Emas Panjat Tebing di Porprov Jateng 2026

Kabupaten Grobogan akhirnya meraih medali emas cabang olahraga (cabor) panjat tebing dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Prestasi yang diraih Nafatika Astuti, 20, ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Grobogan selama 15 tahun untuk kembali merebut emas dari cabor tersebut.
Manager sekaligus pelatih panjat tebing Kabupaten Grobogan, Ari Mulyanto, mengaku lega dan bangga atas pencapaian atletnya. Ia menyebut medali emas ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan panjat tebing putri di Grobogan.
“Medali emas ini menjadi pionir atlet panjat tebing kelas putri. Ini pertama kalinya kami dapat medali emas dalam cabor panjat tebing,” ujar Ari.
Nafatika Astuti, atlet asal Wirosari, Kabupaten Grobogan, berhasil menyumbangkan medali emas setelah tampil unggul di kelas Boulder Perorangan Putri pada pertandingan Rabu (28/10/2026).
“Alhamdulillah, Nafatika mampu unggul dalam kelas Boulder Perorangan Putri,” lanjut Ari.
Ari menjelaskan, Nafatika merupakan atlet yang bergabung dengan kontingen Grobogan setelah sebelumnya berasal dari Kudus. Atlet berusia 20 tahun itu memiliki ayah asal Banyumas dan ibu asli Grobogan.
Nafatika telah bergabung dengan tim panjat tebing Grobogan selama tiga tahun. Pada debutnya bersama kontingen Grobogan di ajang Porprov Jateng 2026, ia langsung mempersembahkan medali emas.
“Ayahnya dari Banyumas, ibunya asli Grobogan. Sudah tiga tahun ini bergabung bersama kami. Dan Alhamdulillah debut pertama bersama Grobogan, langsung memberikan emas,” ungkap Ari.
Ari juga menyebut Nafatika pernah meraih medali emas pada kelas yang sama dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Pengalaman tersebut menjadi salah satu catatan prestasi yang mengiringi keberhasilannya di Porprov Jateng 2026.
Grobogan Tambah Medali dari Nomor Speed WR
Selain emas dari Nafatika, kontingen panjat tebing Kabupaten Grobogan juga meraih sejumlah medali dalam pertandingan Rabu (28/10/2026).
Pada kelas Speed WR Perorangan Putra, Aditya Reza berhasil meraih medali perak dengan catatan waktu 5,30 detik.
Sementara itu, Raihan Fadil Naufallah menyumbangkan medali perunggu pada nomor yang sama dengan catatan waktu 6,30 detik.
Grobogan juga meraih medali perunggu pada kelas Speed WR Relay Putra. Tim yang diperkuat Aditya Reza, Raihan Fadil Naufallah, dan Adityo Ponco P. tersebut mencatatkan waktu 19,35 detik.
Rangkaian hasil itu menambah kebanggaan kontingen Grobogan dalam persaingan cabor panjat tebing Porprov Jateng 2026.
Ari menegaskan, keberhasilan meraih emas pada Porprov Jateng 2026 menjadi pencapaian bersejarah bagi Kabupaten Grobogan. Pasalnya, tim panjat tebing Grobogan terakhir kali meraih medali emas pada Porprov Jateng 2013 yang berlangsung di Banyumas.
“Hari ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Grobogan yang akhirnya mendapat medali emas di cabang olahraga panjat tebing. Penantian sudah 15 tahun, terakhir di Porprov Jateng 2013 di Banyumas,” ungkap Ari.
Keberhasilan Nafatika Astuti meraih emas sekaligus membuka catatan baru bagi panjat tebing Grobogan.
Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi pembinaan atlet, khususnya di sektor putri, untuk menghadapi kompetisi olahraga tingkat provinsi maupun nasional pada masa mendatang.
0 Comments