Porprov Jateng Masuki Tahap Finalisasi, Sistem ‘Si Sakti’ Bakal Sajikan Data Pertandingan Real-Time

SEMARANG – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah Semarang Raya 2026 kini resmi memasuki tahap finalisasi.
Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi yang akan diselenggarakan pada 25–31 Oktober 2026 ini telah merampungkan proses pendaftaran atlet, kesiapan venue, hingga kesiapan penerapan sistem informasi terintegrasi untuk memantau situasi dan prestasi atlet.
Sebaran Wilayah Tuan Rumah dan Daerah Pendukung
Porprov XVII akan berpusat di wilayah Semarang Raya, yang meliputi:
- Kota Semarang
- Kota Salatiga
- Kabupaten Demak
- Kabupaten Semarang
- Kabupaten Kendal
Selain Semarang Raya, terdapat dua daerah pendukung eksternal, yaitu Kota Surakarta (untuk venue balap sepeda track di Velodrome Manahan) dan Kabupaten Blora (untuk cabor aeromodeling di Bandara Ngloram).
Progres Pendaftaran dan Kesiapan Cabang Olahraga
Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Panitia Besar Porprov XVII, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menyampaikan bahwa progres persiapan berjalan dengan sangat baik usai melakukan audiensi dengan pengurus KONI Jateng pada Jumat, 17 Juli 2026.
“Hari ini progress-nya sudah bagus, tinggal finalisasi. Pendaftaran atlet akan dibuka sampai akhir bulan ini,” ujar Gus Yasin, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
Poin-Poin Penting Kesiapan Teknis:
- Total Partisipan: Melibatkan sekitar 10.000 orang yang terdiri dari atlet dan official.
- Validasi Data: Data atlet yang mendaftar akan langsung dikunci guna menghindari potensi tarik-menarik atlet antar kabupaten/kota di kemudian hari.
- Cabor yang Absen: Dari seluruh cabang olahraga yang direncanakan, hanya ada satu cabor yang belum bisa dilaksanakan pada gelaran tahun ini, yaitu berkuda.
- Agenda Seremonial: Acara pembukaan (opening ceremony) direncanakan berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, sedangkan acara penutupan (closing ceremony) akan diselenggarakan di GOR Kabupaten Kendal.
Transparansi Data Real-Time Lewat Sistem ‘Si Sakti’
Untuk mendukung kelancaran administrasi dan keterbukaan informasi, KONI Jawa Tengah resmi memperkenalkan sistem informasi baru bernama Si Sakti.
Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko (Jarwanto), menjelaskan bahwa sistem ini dirancang khusus untuk mengawal jalannya Porprov agar berjalan transparan dan minim kesalahan data.
“Sistem Si Sakti ini kita gunakan untuk mengawal pelaksanaan Porprov. Sehingga dengan demikian, semua event, perkembangan kejadian, dan juga prestasi atlet langsung tercatat secara real-time,” terang Jarwanto.
Dengan adanya Si Sakti, keterlambatan (delay) waktu atau kesalahan input (entry) hasil pertandingan dapat diminimalisasi. KONI Jateng juga telah memberikan pembekalan intensif kepada para operator di masing-masing cabor dan induk organisasi sejak beberapa waktu lalu demi memastikan sistem berjalan optimal.
Potensi Dongkrak Ekonomi (Multiplier Effect)
Di samping kesuksesan prestasi, kehadiran lebih dari 10.000 atlet dan official—belum termasuk penonton dan rombongan pendukung—diprediksi akan memberikan dampak ekonomi (multiplier effect) yang sangat besar bagi wilayah tuan rumah.
Perputaran ekonomi di sektor konsumsi, transportasi, pusat oleh-oleh, hingga tingkat okupansi hotel di sekitar venue dipastikan akan melonjak tajam selama perhelatan berlangsung.
“Paling enggak makannya, paling enggak jajannya, hotelnya. Jadi perputaran itu pasti bagus,” pungkas Gus Yasin.




0 Comments