Porprov Jateng XVII/2026 Siap Digelar, 7.993 Atlet Bakal Berlaga di Delapan Klaster
Semarang, Rabu 21 Oktober 2026
Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026 terus dimatangkan. Ajang ini akan melibatkan 7.993 atlet dan 1.910 ofisial, dengan pertandingan tersebar di delapan klaster wilayah.
Pertandingan berlangsung pada 20–30 Oktober 2026. Berdasarkan data sementara hasil Delegation Registration Meeting (DRM) dan putusan Dewan Hakim, penyelenggaraan juga didukung 3.571 perangkat pertandingan, mulai dari wasit dan juri, petugas lapangan, panitia cabang olahraga, hingga tenaga teknis dan operator teknologi informasi.
Kota Semarang jadi klaster terbesar
Kota Semarang menampung 3.767 atlet dan 853 ofisial, dengan 29 cabang olahraga dan 337 nomor pertandingan. Klaster lainnya:
Kabupaten Blora, Kota Surakarta, dan Kabupaten Pati juga menjadi lokasi pertandingan untuk sejumlah cabang olahraga.
Ajang menjaring atlet menuju PON
Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum PB Porprov XVII Jateng 2026, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan: pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pengurus cabang olahraga, hingga dunia usaha.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kebersamaan dan kolaborasi dari semua pihak, agar pelaksanaan Porprov ini bisa berjalan optimal.” Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah
Pernyataan itu disampaikan pada Konferensi Pers Opening Ceremony Porprov Jateng 2026 di Co Working Space Kantor Gubernur Rumah Rakyat Gedung Setda Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang. Konferensi pers dihadiri puluhan wartawan, dengan Wagub didampingi Wakil Ketua Umum PB Porprov Urip Sihabudin, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng Aria Chandra Destianto, dan Sekretaris Umum PB Porprov Budi Santoso.
Menurut Gus Yasin, Porprov bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum menjaring atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Kesiapan penyelenggaraan harus berjalan seiring dengan komitmen pembinaan atlet.
Yang diperebutkan: 810 emas
Pertandingan dimulai 20 Oktober 2026. Hoki outdoor dan indoor serta sepak takraw menjadi agenda awal di klaster Kota Semarang dan Kabupaten Demak.
Jadwal pembukaan, kirab obor, dan penutupan
- 20 Oktober 2026Pertandingan dimulai: hoki outdoor dan indoor, serta sepak takraw.
- 24 Oktober 2026Pengambilan api di Api Abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan. Api diambil Bupati Grobogan, diserahkan kepada Wagub selaku Ketua Umum PB Porprov, lalu diteruskan kepada atlet Jawa Tengah. Sebanyak 17 atlet terlibat dalam prosesi awal pembawaan api. Kirab bergerak ke Demak, Salatiga, Kabupaten Semarang, hingga Kendal; di tiap daerah api diserahkan kepada kepala daerah dan atlet unggulan setempat.
- 25 Oktober 2026Kirab berlanjut dari Pendopo Kabupaten Kendal menuju Kota Semarang: Wisma Perdamaian, Balai Kota, Masjid Baiturrahman, Simpang Lima, Gradhika Bhakti Praja, lalu komunitas lari membawa obor ke Kantor KONI Provinsi Jawa Tengah. Upacara pembukaan digelar di Stadion Jatidiri, pukul 19.00 WIB.
- 30 Oktober 2026Upacara penutupan di Kabupaten Kendal, pukul 19.00 WIB.
Kirab obor diharapkan menjadi simbol semangat, persatuan, dan sportivitas sekaligus melibatkan masyarakat dalam menyambut pesta olahraga terbesar di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Akomodasi peserta
Untuk kebutuhan akomodasi peserta dan perangkat pertandingan, dokumen persiapan mencatat jumlah hotel dan penginapan berikut.
| Klaster | Hotel/penginapan |
|---|---|
| Kota Semarang | 42 |
| Kabupaten Kendal | 25 |
| Kota Salatiga | 18 |
| Kabupaten Semarang | 13 |
| Kabupaten Demak | 8 |
Dengan peserta mencapai ribuan orang, koordinasi antardaerah dan kesiapan fasilitas menjadi kunci, mulai dari pelaksanaan pertandingan, mobilitas atlet, hingga akomodasi.
Porprov Jateng XVII/2026 diharapkan menjadi ajang bagi atlet daerah menunjukkan kemampuan terbaik, memperkuat persaingan olahraga yang sehat, dan meningkatkan prestasi olahraga Jawa Tengah.
0 Comments