Salatiga Raih Emas Estafet, Pemalang Rebut Emas Lempar Lembing

SEMARANG – Tim atletik putri Kota Salatiga berhasil meraih medali emas nomor lari estafet 4×400 meter pada ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Tim yang diperkuat Nashrina Salafi, Devia Putri, Kalila Anora, dan Liviana Rizki itu mencatatkan waktu tercepat, yakni 3 menit 57 detik.
Perlombaan berlangsung di lintasan atletik Stadion Tri Lomba Juang, Mugas, Semarang, Kamis (29/10/2026).
Kota Surakarta menempati posisi kedua dengan catatan waktu 4 menit 02 detik melalui atlet Diva Devina, Angelemarici, Nabila Juliana, dan Shava Salvia. Sementara itu, Kabupaten Banyumas berada di posisi ketiga dengan waktu 4 menit 16 detik.
Salah satu atlet Salatiga, Liviana Rizki, mengaku bersyukur atas keberhasilan timnya meraih medali emas. Menurutnya, kedisiplinan dan latihan rutin menjadi kunci keberhasilan dalam meraih prestasi tersebut.
“Alhamdulillah, saya bersyukur atas kemenangan ini. Hasil ini tidak lepas dari perjuangan, latihan, dan kedisiplinan. Kalau tidak terus berlatih, tentu kita tidak akan bisa menjadi juara,” ujar Liviana usai prosesi pengalungan medali.
Bagi Liviana, medali emas estafet 4×400 meter menjadi emas ketiganya pada Porprov XVII Jateng 2026 hingga hari ketiga cabang olahraga atletik. Sebelumnya, ia meraih medali emas pada nomor lari 400 meter dan 200 meter.
Liviana menambahkan, tim atletik Salatiga telah dipersiapkan sejak dua tahun lalu untuk menghadapi Porprov. Selain menjalani latihan rutin, para atlet juga aktif mengikuti berbagai kejuaraan guna meningkatkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
“Tim ini sudah dibentuk dan dipersiapkan sejak dua tahun lalu. Kami selalu mengikuti Jateng Open dan berbagai kejuaraan besar lainnya. Dari situ, chemistry antaratlet terbentuk,” jelasnya.
Pemalang Borong Emas dan Perak Lempar Lembing Putra
Pada nomor lempar lembing putra, Kabupaten Pemalang berhasil menempatkan dua atletnya di posisi pertama dan kedua.
Medali emas diraih Syamsul Maarif melalui lemparan sejauh 56,98 meter. Rekan satu daerahnya, Ulin Nuha, menyusul di posisi kedua dengan lemparan sejauh 56,90 meter dan berhak membawa pulang medali perak.
Sementara itu, medali perunggu diraih Tri Wurdiono dari Kabupaten Batang dengan catatan lemparan sejauh 55,91 meter.
Syamsul Maarif mengaku tidak menyangka bisa meraih medali emas, terlebih persiapannya untuk menghadapi Porprov tahun ini hanya berlangsung sekitar empat hingga lima bulan.
“Alhamdulillah, dengan persiapan yang singkat, saya bisa memberikan hasil maksimal. Jujur, raihan medali emas ini benar-benar di luar ekspektasi dan dugaan saya,” ungkap Syamsul.
Ia menuturkan, medali emas tersebut dipersembahkan untuk Kabupaten Pemalang dan sang ibu yang selama ini bekerja merantau di Jakarta.
“Emas ini saya persembahkan untuk Kabupaten Pemalang dan yang paling istimewa untuk ibu saya yang bekerja merantau di Jakarta,” tuturnya.
Salatiga Kuasai Podium Lontar Martil Putri
Prestasi gemilang juga ditorehkan kontingen Kota Salatiga pada nomor lontar martil putri. Salatiga berhasil menempatkan dua atletnya di posisi pertama dan kedua.
Anisa Ayu meraih medali emas setelah mencatatkan lemparan sejauh 41,95 meter. Sementara itu, Wahyu Nur Aini mengamankan medali perak dengan hasil lemparan sejauh 38,25 meter.
Adapun medali perunggu menjadi milik Ristin Fleza dari Kabupaten Grobogan dengan catatan lemparan sejauh 37,79 meter.
0 Comments