Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Dari Kelas 2 SD ke Mabes Polri, Perjalanan Bripda Dinda Putri Lestari Mengukir Prestasi

KOTA SALATIGA -Bukan medali yang pertama kali mengantarkan Bripda Dinda Putri Lestari menuju kesuksesan, melainkan kedisiplinan yang ditempa sejak kecil. Berawal dari latihan taekwondo saat duduk di bangku kelas II sekolah dasar, perempuan asal Temanggung itu kini menjelma menjadi atlet berprestasi sekaligus anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Di usianya yang ke-25 tahun, Dinda telah melewati berbagai panggung pertandingan, mulai dari kejuaraan daerah hingga kompetisi internasional. Terbaru, ia kembali membuktikan ketangguhannya dengan meraih medali emas ketiga secara beruntun dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.

Emas tersebut dipastikan setelah Dinda mengalahkan Jeiny Flora Mandasta, atlet Kabupaten Semarang, pada final kategori middle putri under 73 kilogram Porprov XVII Jateng 2026 di Auditorium UIN Salatiga, Rabu (28/10/2026).

Kemenangan itu sekaligus menyempurnakan catatan impresif Dinda di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut. Ia meraih emas pada Porprov 2018, kembali menjadi juara pada 2023, dan mempertahankan dominasinya pada 2026.

“Perjalanan aku, kebetulan Porprov pertama itu tahun 2018 dan langsung dapat medali emas. Tahun 2023 juga dapat medali emas, dan ini Porprov ketiga aku juga dapat medali emas. Jadi, hattrick emas Porprov,” ujar Dinda, Kamis (29/10/2026).

Dari Kelas II SD, Meniti Jalan Panjang Menuju Podium

Perjalanan Dinda tidak dibangun dalam waktu singkat. Ia mulai mengenal taekwondo ketika masih berusia sekitar tujuh tahun. Seiring bertambahnya usia, ketertarikannya terhadap olahraga bela diri tersebut berkembang menjadi keseriusan untuk menekuni jalur atlet.

Saat berusia 15 tahun, Dinda mulai menjalani karier sebagai atlet secara lebih serius. Latihan rutin, disiplin, dan keikutsertaan dalam berbagai kompetisi menjadi bagian dari proses yang membawanya menembus level nasional.

“Dari kecil, sejak kelas II SD, sudah ikut taekwondo. Namun, mulai menjadi atlet profesional sejak umur 15 tahun,” tuturnya.

Kerja keras itu berbuah sederet prestasi bergengsi. Dinda berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dan PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.Ia juga mengharumkan nama Indonesia dengan meraih emas dalam ajang 21st ASEAN University Games (AUG) 2024 serta meraih medali pada Kasad 6th Asian Taekwondo Open Championship.

Rentetan pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensinya dalam menjaga performa di tengah persaingan yang semakin ketat. Tiga emas Porprov yang diraihnya pun bukan sekadar tambahan koleksi medali, melainkan penegasan bahwa dirinya mampu mempertahankan prestasi dari satu periode ke periode berikutnya.

Prestasi Olahraga Membuka Jalan Menjadi Polwan

Di balik keberhasilannya di atas matras, Dinda juga menorehkan perjalanan penting di luar dunia olahraga. Prestasi yang dibangunnya sejak kecil membuka kesempatan untuk berkarier di institusi kepolisian.

Pada 2025, Dinda bergabung dengan Polri melalui jalur prestasi. Sebelumnya, ia menyelesaikan pendidikan sarjana Manajemen melalui program beasiswa di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Kini, Dinda berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan bertugas di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri. Ia juga bergabung dengan tim taekwondo Polri yang memberinya kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan di arena pertandingan.

Pelatih taekwondo Dinda, Dodi Sugiharto (60), mengatakan perjalanan atlet binaannya tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang panjang, termasuk dukungan pendidikan dan kesempatan mengembangkan karier melalui jalur prestasi.“Dia kemarin mendapat beasiswa S-1 dari Udinus sampai lulus. Kemudian, ada kesempatan dari Kapolri untuk masuk sebagai anggota Polwan. Alhamdulillah, sekarang dia sudah menjadi Polwan dan bergabung dengan tim taekwondo Polri,” kata Dodi.

Menurut Dodi, bergabungnya Dinda dengan tim taekwondo Polri juga membuka peluang untuk mengikuti berbagai kompetisi internasional. Dalam salah satu kejuaraan yang digelar di Jepang, tim tersebut berhasil meraih juara pertama.Tim taekwondo Polri pun berpeluang kembali tampil dalam kompetisi internasional pada 2027, termasuk kejuaraan yang direncanakan berlangsung di Sydney atau negara lainnya.

Bukan Hanya Mengejar Medali

Bagi Dodi, keberhasilan membina atlet tidak cukup diukur dari banyaknya medali yang dikumpulkan. Pembentukan karakter, kedisiplinan, dan akhlak menjadi nilai utama yang harus berjalan beriringan dengan pencapaian prestasi.

Ia menilai, atlet yang baik bukan hanya mereka yang mampu mengalahkan lawan di arena pertandingan, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Prinsip kami selalu menekankan bahwa menjadi pribadi yang disiplin dan berakhlakul karimah adalah nomor satu. Jadi, bukan hanya mengejar medali atau bonus. Kami juga mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan sunah Rasulullah bagi anak-anak yang beragama Islam,” ungkapnya.

Dodi mengenang, Dinda telah menunjukkan kedisiplinan sejak awal mengikuti latihan. Bersama tim pelatih, ia berkoordinasi dengan orang tua dan pihak sekolah agar Dinda mendapat dukungan untuk terus berlatih dan mengikuti kompetisi.

“Dari SD sudah mulai berlatih terus. Kami berkoordinasi dengan orang tua dan sekolah supaya anak ini diizinkan untuk latihan. Dari kami memberikan bekal, dan anaknya juga memiliki disiplin yang luar biasa,” jelasnya.

Pembinaan tersebut kemudian mengantarkan Dinda menembus pemusatan latihan nasional (Pelatnas), mengikuti berbagai kejuaraan, hingga mendapat kesempatan masuk dalam persiapan tim nasional untuk SEA Games, sebagaimana disampaikan Dodi.Bagi Dodi dan keluarga besar taekwondo Temanggung, keberhasilan Dinda mencetak hattrick emas Porprov menjadi kebanggaan tersendiri.

Pencapaian itu sekaligus menunjukkan pentingnya kesinambungan antara kerja keras atlet, dukungan keluarga, dan pembinaan pelatih.

Bidik Hattrick Emas PON 2028

Meski telah meraih berbagai gelar, Dinda belum berniat berhenti. Ia kini membidik Pra-PON 2027 sebagai salah satu tahapan penting menuju PON 2028.

Dua medali emas PON yang telah dikoleksinya menjadi modal sekaligus motivasi untuk kembali bersaing di tingkat nasional. Jika berhasil meraih emas pada PON berikutnya, Dinda berpeluang mencatatkan hattrick emas di ajang tersebut, menyusul keberhasilannya di Porprov Jateng.

“Kalau PON, kebetulan ini akan menjadi PON ketiga aku. Dua kali sebelumnya juga dapat emas. Semoga di PON besok bisa hattrick juga,” harapnya.

Dinda juga mengungkapkan pernah mendapat panggilan untuk memperkuat Indonesia dalam ASEAN University Games yang dijadwalkan berlangsung pada Desember. Kesempatan itu menjadi bagian dari perjalanan kompetitifnya di tingkat internasional.

Di sisi lain, Dodi berharap prestasi atlet-atlet Jawa Tengah dapat menjadi fondasi untuk memperkuat posisi provinsi tersebut dalam persaingan olahraga nasional. Ia menilai, pencapaian target PON 2028 membutuhkan koordinasi yang kuat antara pengurus provinsi dan para pelatih.

“Targetnya adalah bagaimana berkoordinasi dengan pengurus provinsi dan pelatih-pelatih Jawa Tengah agar menghasilkan pola aktivitas, pendidikan, pelatihan, serta strategi yang bisa membawa Jawa Tengah menjadi juara lagi pada PON 2028,” katanya.

Perjalanan Dinda memperlihatkan bahwa prestasi tidak hanya lahir dari kemenangan dalam satu pertandingan. Ada tahun-tahun latihan, kedisiplinan, dukungan keluarga, dan proses pembinaan yang mengiringi setiap langkahnya.

Dari seorang anak yang mulai berlatih taekwondo di bangku sekolah dasar, Dinda kini tumbuh menjadi atlet peraih emas PON, juara tiga edisi Porprov, sekaligus Polwan yang tetap membawa semangat kompetisi dalam pengabdiannya.

Hattrick emas Porprov 2026 pun bukan menjadi garis akhir. Bagi Dinda, tantangan berikutnya telah menanti: mempertahankan prestasi dan mengejar sejarah baru di PON 2028.

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

slot gacor 4d slotgacor4d slotgacor4d sakuratoto sakuratoto totoagung amintoto amintoto cantiktoto qdal88 gacor4d gacor4d gacor4d olympus super scatter toto slot slot gacor slot qris slot qris slotgacot4d slot gacor 4d slot gacor 4d totomacau slot gacor maxwin
totoagung toto slot slot gacor 4d totoagung situs slot gacor link maxwin totoagung totoagung totoagung totoagung totoagung
cantiktoto toto slot agen toto slot cantiktoto qdal88 idn slot slot gacor 4d qdal88 slotgacor4d toto slot 4d gacor4d sakuratoto3