Kota Semarang Panen Medali Angkat Besi Porprov 2026, Dua Hari Raih Empat Emas, Disusul Blora

SEMARANG – Kontingen Kota Semarang menunjukkan dominasinya dalam persaingan cabang olahraga (cabor) angkat besi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Hingga dua hari pertandingan, Sabtu–Minggu (24–25/10/2026), para lifter Ibu Kota Jawa Tengah tersebut telah mengoleksi empat medali emas, disertai raihan perak dan perunggu. Sementara kabupaten Blora menguntit dibelakangan dengan mendapatkan 3 medali emas.
Dua emas tambahan diraih pada hari kedua melalui Ifah Romadian di kelas 58 kilogram putri dan Dyah Ayu Permatasari di kelas 77 kilogram putri. Keduanya tampil gemilang saat berlaga di Gedung Graha Sari, Gayamsari, Minggu (25/10/2026).
Sebelumnya, Kota Semarang telah membuka perolehan emas pada hari pertama melalui Sifah Az-Zahra di kelas 48 kilogram putri dan Nikolas Destian Prayuda di kelas 60 kilogram putra.
Konsistensi para lifter tersebut menjadi modal penting bagi Kota Semarang dalam persaingan perebutan medali Porprov Jateng tahun ini. Tak hanya mengandalkan para juara kelas, kontingen Semarang juga mampu menempatkan atletnya di posisi kedua dan ketiga pada sejumlah nomor pertandingan.
Pada hari kedua, Ifah Romadian tampil sebagai juara kelas 58 kilogram putri. Ia membukukan angkatan snatch 73 kilogram dan clean and jerk 87 kilogram.
Sementara itu, Dyah Ayu Permatasari memastikan emas di kelas 77 kilogram putri dengan catatan angkatan 80 kilogram pada snatch dan 96 kilogram pada clean and jerk.
Keberhasilan keduanya melengkapi raihan emas hari pertama yang dipersembahkan Sifah Az-Zahra dan Nikolas Destian Prayuda.
BACA JUGA : 7.993 Atlet Berebut Prestasi di Porprov Jateng, Ahmad Luthfi Bidik PON 2028
Sifah menjadi yang terbaik di kelas 48 kilogram putri dengan angkatan 55 kilogram pada snatch dan 70 kilogram pada clean and jerk. Adapun Nikolas meraih emas kelas 60 kilogram putra melalui angkatan 107 kilogram dan 135 kilogram.
Empat emas dalam dua hari tersebut memperlihatkan kekuatan Kota Semarang di sektor putri maupun putra. Perolehan medali pun tidak hanya bertumpu pada satu nomor, tetapi tersebar di beberapa kelas pertandingan.
Perak dan Perunggu Ikut Mengalir
Kekuatan kontingen Kota Semarang juga terlihat dari raihan medali perak dan perunggu. Sejumlah lifter berhasil bersaing ketat dengan atlet dari daerah lain dan menyumbangkan medali tambahan.
Pada hari kedua, Tio Wenendi meraih perak kelas 88 kilogram putra dengan angkatan snatch 105 kilogram dan clean and jerk 115 kilogram. Lhofer Rixno menyumbangkan perunggu kelas 98 kilogram putra setelah membukukan angkatan 105 kilogram dan 110 kilogram.
Di sektor putri, Delila Putri Wulandari menempati posisi kedua kelas 69 kilogram dengan angkatan 73 kilogram pada snatch dan 92 kilogram pada clean and jerk. Sementara Yunensi Novitasari meraih perunggu kelas 63 kilogram putri dengan catatan 60 kilogram dan 70 kilogram. Tambahan medali pada hari kedua tersebut melengkapi raihan Kota Semarang di hari pertama.
Pada Sabtu (24/10/2026), Davian Samtama Ilham meraih perak kelas 65 kilogram putra dengan angkatan 106 kilogram dan 130 kilogram. Bagus Danu Saputra menyumbangkan perunggu kelas 79 kilogram putra melalui angkatan 106 kilogram dan 110 kilogram.
Sementara itu, Elisabeth Vanina meraih perunggu kelas 53 kilogram putri dengan angkatan 45 kilogram pada snatch dan 60 kilogram pada clean and jerk.
Dengan demikian, dalam dua hari pertandingan, lifter Kota Semarang telah mengumpulkan empat emas, dua perak, dan empat perunggu. Raihan ini menunjukkan bahwa kontribusi medali datang dari banyak atlet dan sejumlah kelas berbeda.
Persaingan Masih Berlanjut
Meski telah mengumpulkan banyak medali, perjuangan kontingen Kota Semarang belum berakhir. Perebutan medali angkat besi Porprov Jateng 2026 berlanjut pada Senin (26/10/2026), dengan tiga kelas tersisa yang akan dipertandingkan.
Atlet Kota Semarang juga dijadwalkan tampil pada hari terakhir tersebut. Kesempatan itu menjadi peluang untuk menambah koleksi medali sekaligus memperkuat posisi kontingen dalam persaingan angkat besi.
Persaingan antardaerah sejauh ini berlangsung ketat. Sejumlah emas diraih atlet dari Grobogan, Cilacap, Pati, Surakarta, Blora, dan Kendal. Namun, konsistensi Kota Semarang dalam merebut emas serta menempatkan atlet di podium kedua dan ketiga menjadi catatan penting dari jalannya pertandingan selama dua hari.
BACA JUGA : Blora Memimpin Perburuan Emas Angkat Besi Hari Pertama Poprov Jateng 2026
Berikut hasil enam kelas angkat besi pada hari kedua Porprov Jateng 2026 (Minggu 25 Oktober 2026):
- 58 kilogram putri: emas Ifah Romadian(semarang) (snatch: 73 kg/ clear & Jerk : 87 kg), perak Ananda Ismawati (Kota Pekalongan) (63/92), Perunggu Eka Amalia Putri (grobogan) (71/83)
- 63 kilogram putri: emas Tasya Rizky Citra Lestasi (pati) (75/100), perang Carisa Yuen Amanda (solo) (75/93), perunggu Yunensi Novitasari(Semarang) (60/70)
- 88 kilogram Putra : emas Mohamad Najib (grobogan) (130/160), perak Tio Wenendi (Semarang) (105/115), perunggu Danang Firmansyah (Pekalongan) (96/110)
- 98 kilogram putra: emas Arif Puji Saputra (Cilacap) (125/161), perak Affuwun Afwa Subby P (grobogan) (115/151), Perunggu Lhofer Rixno (Semarang) (105/110)
- 69 kilogram putri: emas Ivania Cahyaningtyas (Solo) (77/93), perak Delila Putri Wulandari (Semarang) (73/92), perunggu Votcha Lintang Safira (Grobogan) (70/92)
- 77 kilogram putri: emas emas Dyah Ayu Permatasari (semarang) (80/96), perak Djezema Kyla Indira (Grobogan) (75/90), Perunggu Deva Visa Ananda (Solo) (70/81).
Berikut hasil enam kelas angkat besi pada hari pertama Porprov Jateng 2026 (Sabtu 24 Oktober 2026):
- 48 kilogram putri: emas Sifah Az-Zahra (Kota Semarang) (snatch: 55 kg/ clear & Jerk : 70 kg), perak Naraya Ayu Fadra (Kendal) (49kg/63kg, perunggu Aisyah Syifa Az-Zahra (Grobogan) (50kg/61kg).
- 53 kilogram putri: emas Siti Nafisatul Hariroh (Blora) (65/80), perak Ida Apri Astuti (Banyumas) (55/65), perunggu Elisabeth Vanina (Kota Semarang) (45/60).
- 60 kilogram putra: emas Nikolas Destian Prayuda (Kota Semarang) (107/135), perak M. Maq-dum Hasani (Kota Pekalongan) (100/125), perunggu Sofiatin Abdullah (Blora) (100/122).
- 65 kilogram putra: emas Ahmad Taifur Rahman (Blora) (108/131), perak Davian Samtama Ilham (Kota Semarang) (106/130), perunggu Redha Berlian (Karanganyar) (95/120).
- 71 kilogram putra: emas Tejo Sasongko Putro (Kendal) (110/133), perak Zaki Ardinata (Kota Pekalongan) (106/130), perunggu Raihan Dwi Artanto (Blora) (110/125).
- 79 kilogram putra: emas Muhammad Yasin (Blora) (120/130), perak Gandung Santoso (Boyolali) (100/121), perunggu Bagus Danu Saputra (Kota Semarang) (106/110).
Artikel ini sudah tayang di sigijateng.id “Latihan Terbatas karena KKN, Mahasiswa Unnes Ini Sukses Sumbang Emas Angkat Besi Porprov Jateng untuk Grobagan”
Baca selengkapnya di: https://www.sigijateng.id/olahraga/1503148001/latihan-terbatas-karena-kkn-mahasiswa-unnes-ini-sukses-sumbang-emas-angkat-besi-porprov-jateng-untuk-grobagan
0 Comments