260 Atlet Pelatda Jawa Tengah Ikuti Test Fisik
SEMARANG – Sebany
ak 260 atlet Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) mengikuti test fisik yang diseelenggarakan KONI Jateng di Gedung Prof Kamiso, kampus Unnes Semarang, Sekaran, Jumat dan Sabtu (1-2/7). Pelaksanaan tersebut dilakukan oleh tester yang terdiri dosen olahraga FIK dalam empat sesi yakni Jumat dua sesi (pukul 07.00 – 11.00 dan 13.00 – 16.00 WIB), serta Sabtu dua sesi dengan waktu yang sama.
Pembukaan secara resmi tesf fisik dilakukan oleh Sekum KONI Jateng Achmad Ris Ediyanto, yang dihadiri oleh Wakil Ketua Umum II Soedjatmiko yang bertindak sebagai ketua panitia, Wakil Ketua Umum I Bambang Raharjo, Kabid Pembinaan Rumini, Kabid Litbang Mugiyo Hartono.
”Test fisik ini sangat penting dan akan menjadi tolok ukur bagi kebugaran para atlet. Karena itu, para atlet harus sungguh-sungguh menjalaninya,” kata Ade Oesman, panggilan akrab sekum KO
NI, saat pembukaan.
Hadir pula para wakil ketua bidang pembinaan yang bertanggung jawab pada kelompok cabang olahraga yakni Rudi Dwi Tjahyanto (cabang akurasi), Agus Supriyadi (beladiri), Agus Raharjo (permainan). Adapun Budi Leksono (cabang terukur) berhalangan hadir karena ada tugas di PASI.
Dalam test ini, setiap akan menjalani sembilan tahapan mulai dari pendaftaran dengan diukur tensi, kemudian diukur tinggi dan berat badan. Test sesungguhnya dimulai dari flexibility (dengan cara duduk kemudian meembungkuk dengan jangkauan tertentu), vertical jump (melompat lurus ke atas), speed-power (push-up dan sit-up 30 detik), speedi (sprint 10, 20 dan 30 m), agility (kelincahan), dan terakhir aerobic fitness.
Sementara itu Soedjatmiko menjelaskan, tujuan dilakukan test fisik adalah pertama memantau kesiapan atlet untuk menghadapi latihan, kedua sebagai tolok ukur awal bagia pembuatan program latihan, ketiga merupakan rangkaian besar d
ari Pelatda. ”Dari hasil test fisik ini, maka program latihan akan dibuat dan diterapkan. Kemudian, nanti ada test fisik lagi sekitar Desember 2022,” paparnya.
KONI Jateng sebenarnya sudah melakukan Pelatda sejak 1 Mei 2022 lalu. Para atlet berlatih di bawah pengawasan pelatih masing-masing cabang olahraga. Namun demikian, beberapa atlet Jateng juga ada yang saat ini berada Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Asian Games. ”Solusi untuk atlet yang berada di Pelatnas, maka kami akan meminta hasil test fisik nasional,” katanya.
Lebih lanjut Jatmiko menjelaskan, meskipun secara umum para menjalani test fisik yang sama, namun disesuaikan juga dengan klasifikasi cabang olahraga. Ada tiga kategori yakni kelompok cabang olahraga yang dominan fisik tinggi, sedang dan rendah. ”Tentu kebutuhan fisik atletik berbeda dari catur. Nah karakteristik itu ikut menentukan pola test,” katanya. (A4)
ateng Bona Ventura Sulistiana mengungkapkan hal tersebut, di sela-sela acara Workshop Penyusunan Program Latihan Pelatda KONI Jateng Tahun 2022 di Hotel Quest Semarang, Jumat 24 Juni 2022. Kegiatan yang akan berlangsung hingga Sabtu (25/6), diikuti 90 pelatih Jateng yang menangani Pelatda.
n sport science,’’ tandas Bona.
lusi atas masalah secara bersama-sama,’’ tambahnya.
menyampaikan juga soal kegiatan pendukung pelatda seperti seleksi, try in, tes fisik, mendatangkan pelatih nasional, pelatih asing, dan try out.
Karena itu, harus diwaspadai munculnya atlet dadakan namun kemudian hilang lagi seusai Porprov.
Bahasan mengenai mutasi atlet memang menjadi bahan pertanyaan peserta. Namun KONI Jateng belum memiliki acuan, sehingga batas waktu mutasi belum diputuskan. ”Dari hasil RAT KONI Jateng 2020 memang sudah diputuskan untuk Porprov 2022. Karena pelaksanaan Porprov bergeser ke


a sangat tergerak kepada atlet dan pelatih di jawa tengah dengan memberikan suport melalui produknya.
SEMARANG – Alvian Taufan Putra, mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan Undip, memimpin KONI Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2022 -2026. Susunan kepengurusannya yang berjumlah 60 orang tinggal menunggu SK (surat keputusan) KONI Pusat, sekaligus pelantikan.
memilih ilmu kelautan adalah ingin mendedikasikan ilmunya bagi bangsa Indonesia yang merupakan negara kepuluan.
idak akan menyembunyikan ilmu yang dimiliki KONI Jateng. Sebab Sulawesi Tenggara bukan pesaing langsung dalam perebutan medali pada PON. ”Ya, memang kami sedikit mengalami peningkatan. Jika pada PON sebelumnya peringkat 26, kin naik menjadi 24,” kata Alvian menimpali ucapan Bona.
ngen Indonesia, di SEA Games, Hanoi, Vietnam yang berlangsung di Hanoi Sport Training & Competition Centre, Nhon Town, Nam Tu, Liem, District, Rabu (18/5/2022).
ontingen Indonesia di SEA Games, Hanoi.Jateng sendiri menyumbangkan 41 atlet, 7 pelatih, dan satu masseur untuk Kontingen Indonesia. Jumlah atlet Indonesia ada 499, dan 214 ofisial mengikuti 32 cabang olahraga.
abang olahraga yang berkantor Kompleks GOG Jatidiri yakni Sekum PBSI Iswoyo, Sekum Perbakin Mugiyo Hartono, Ketua Harian IMI Dedi Satria Budiman, Wakil Ketua Umum II Sudjatmiko, Ketua Kadin Jateng Harry Nuryanto (yang juga wakil ketua umum III/bidang dana) dan Ketua PWI Jateng Amir Machmud (yang juga wakil ketua umum IV), Ketua Harian Pengprov Wushu Sudarsono.
Kiai Daroji juga menyampaikan halal bihalal merupakan produk asli masyarakat Indonesia bahkan acara halal bihalal sekaran ini ditiru oleh negara lain seperti Malaysia. ”kita bersyukur di negara kita ada kegiatan halal bihalal yang ternyata bayak manfaatnya.”
bulan berpuasa Ramadhan, tentu ingin tetap suci yakni dengan saling bermaaf-maafan satu sama lain.”