Enam Desain Dinominasi Jadi Logo dan Maskot Porprov 2023
MENILAI LOGO – MASKOT : Tiga dewan juri Sri Busono, Joko Sunarto dan Herry Nuryanto disaksikan Plt Ketua Umum KONI Jateng Bambang Rahardjo Munadjat saat menilai karya disain lomba logo dan maskot Porprov Jateng 2023.
SEMARANG – Enam karya disain dari peserta masuk menjadi nominasi untuk dinobatkan sebagai pemenang lomba sekaligus sebagai logo dan maskot resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023 mendatang. Hasil tersebut didapat setelah tiga juri lomba melakukan penjurian karya peserta di Kantor KONI Jateng, Kompleks GOR Jatidiri Semarang, kemarin.
”Ya. Tugas panitia adalah menjaring peserta lomba, menginventarisasi karya dan kemudian melakukan penjurian. Hasil penjurian, yakni masing-masing enam maskot dan logo akan dikonsultasi dengan Gubernur Jateng sekaligus penentuan pemenang,” kata Ketua Panitia Lomba Desain Logo dan Maskot Porprov 2023 Darjo Soyat kepada wartawan, Jumat (6/1) sore.
Selain tiga juri yakni Sri Busono (unsur budayawan), Joko Sunarto (pakar desain grafis) dan Harry Nuryanto (unsur masyarakat), penjurian juga disaksikan Plt Ketua Umum KONI Jateng Bambang Rahardjo Munadjat, ketua panitia Darjo Soyat, wakil ketua Heny Setyawati, sekretaris panitia Achmad Ris Ediyanto, Humas M Fatchurrahman Bagus, juga panitia pengarah Amir Machmud dan Sudarsono.
Lebih lanjut Darjo menjelaskan, dalam masa sebulan yakni dari 1 Desember 2022 hingga ditutup 2 Januari 2023, terdapat 192 karya disain yang masuk ke panitia. Dari jumlah tersebut, setelah diverifikasi terdapat karya yang dikirim lebih dari sekali oleh peserta, juga tidak terdapat penjelasan tentang filosofi.
”Setelah diverifikasi didapatkan 126 logo dan 41 maskot yang layak untuk dinilai oleh dewan juri. Sedang 16 lainnya tak lolos verifikasi,” ungkapnya.
Dalam penjurian, para juri berlaku cermat dan hati-hati. Setelah semua karya disain dibeber di meja, kemudian para juri mulai menyortir karya-karya yang tersisih. Dari sejumlah karya peserta itu, akhirnya didapat enam logo dan enam maskot yang masuk nominasi.
”Mengenai pengumuman pemenang, sesuai jadwal adalah 23 Januari 2023. Namun jika Pak Gubernur menghendaki, bisa maju atau mundur. Kami serahkan kepada beliau,” kata Darjo.
Di samping penentuan juara yang bakal jadi logo dan maskot resmi akan mendapat hadiah masing-masing Rp 10 juta. Kemudian juara kedua Rp 7,5 juta dan ketiga Rp 5 juta. (H85)

















inpres KONI Jawa Tengah Rumini berharap dengan tes fisik ini kemampuan fisik semua atlet Pelatda yang dipersiapkan untuk PON XXI 2024 Aceh – Sumut  meningkat signifikan.
JAWA Barat membukti diri sebagai provinsi dengan pembinaan olahraga terbaik di Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan diraihnya juara dua Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir, PON Jabar (2016) dan Papua (2021).
rat dalam dua periode kepengurusan, dua kali PON.
Tentang digitalisasi data, KONI Jabar menyingkronkan Bidang Pembinaan dan Bidang Pulahta serta tim khusus untuk mengolah hasil dari sport intelegence. ”Memang dibutuhkan juga perangkat teknologi yang canggih. Misalnya laptop, harus dengan spek tertinggi (terbaru). Dengan kapasitas yang tinggi, tim bisa bekerja secara maksimal,” kata lulusan Akabri 1985 itu.
iki KONI Jabar juga bisa memetakan atau mengarahkan kapasitas seorang atlet untuk menekuni cabang olahraga. ”Kami bekerja sama dengan UPI memiliki alat yang bisa mendeteksi bakal atlet dari ludah. Mmaaf bukan pamer, tetapi saya hanya menegaskan bahwa prestasi olahraga saat ini tidak cukup dengan cara-cara pelatihan tradisional. Harus ada upaya pemanfaatan teknologi,” katanya. (Darjo Soyat-Humas KONI Jateng)
id Kerja Sama Antar-Lembaga Erikda Ucok Hindratmo dan Kabid MSD Henri Pelupesi. Mereka diterima Rektor Unika Ferdinand, didampingi Dr Berta Bekti Retnawati (Wakil Rektor Bdang Akademik) dan Dr Siswanto.
r para atlet potensi Jateng tetap kerasan di provinsi ini. ”Sebab dengan langkah tersebut, para atlet tidak pindah ke daerah lain,” katanya.
Dalam tinjauan venue yang dilakukan KONI Jateng di bawah komando langsung Ketua Umum Bona Ventura Sulistiana, lima kepala daerah menyambut langsung dan memberi paparan tentang kesiapan timnya. Diawali dari Plt Bupati Jepara Edy Supriyanta yang menyebut daerahnya siap menggelar Porprov. “Seluruh cabang olahraga yang sudah dijadwalkan di Jepara, kami siap. Jika ada venue yang belum siap, kami siap menyelesaikan pada waktunya,” kata Bupati Edy Supriyanta.
honan resmi. Bahkan Solo (Surakarta) sudah menyerahkan surat beberapa hari sebelum Rakerprov.